Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Menkominfo: Ada Yang Memotong Kabel Utama Jaringan Optik Telkomsel Di Papua


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan, pemerintah hanya melakukan pembatasan atas layanan data, tidak ada kebijakan black out. Sementara layanan suara (menelepon/ditelepon) serta SMS (mengirim/menerima) tetap difungsikan.

Pernyatan tersebut diampaikan Menkominfo, Jumat (29/8) malam, menanggapi sejumlah isu mengenai pemutusan jalur telepon di Papua dan Papua Barat sejak adanya peristiwa berujung rasa di Manokwari beberapa hari lalu yang terus berlangsung hingga saat ini.

Mengenai pemutusan total (black out) jalur telekomunikasi seluler di Papua, khususnya di Jayapura, Menkominfo menegaskan yang terjadi adalah ada yang memotong kabel utama jaringan optik Telkomsel yang mengakibatkan matinya seluruh jenis layanan seluler di banyak lokasi di Jayapura.

“Telkomsel sedang berusaha untuk memperbaiki kabel yang diputus atau melakukan pengalihan trafik agar layanan suara & SMS bisa segera difungsikan kembali,” dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (29/9) malam.

Menurut Menkominfo, pihaknya juga sudah koordinasi dengan POLRI/TNI untuk membantu pengamanan perbaikan jalur telekomunikasi yang ada di ruang terbuka itu.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama