TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Pelihara Kamtibmas, Ditsamapta Polda Banten Lakukan Patroli Wilayah


SERANG (wartamerdeka.info) - Direktorat Samapta Polda Banten terus berupaya memelihara Keamanan dan ketertiban masyarakat, melalui kegiatan sosialisasi program Quick Wins Program 1 (penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi radikalisme dan anti Pancasila) kepada masyarakat di wilayah Hukum Polda Banten khususnya di wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, kemarin (13/08/2019).

Kapolda Banten Irjend Pol Tomsi Tohir MSi,  melalui Dirsamapta Kombes Pol Jondrial, SIK mengatakan pihaknya terus berupaya menyampaikan kepada masyarakat  agar tidak terpengaruh dengan paham radikalisme dan anti Lancasila.

"Dalam kegiatan ini tidak hanya patroli saja akan tetapi petugas juga melakukan dialog dan menyapa warga yang ditemui saat Berpatroli dengan mengendarai kendaraan bermotor R2 melalui rute dari Mako Polda Banten menuju Kecamatan Cipecang, Kebupaten Pandeglang," katanya.

Jondrial menjelaskan, selain berpatroli, para personel melakukan kunjungan dan  berkomunikasi dengan warga terkait dengan keberadaan suatu organisasi yang berpaham radikal dan anti pancasila, serta memberitahukan kepada warga agar tidak terpengaruh dengan adanya orang dari suatu organisasi yang menyebarkan paham radikalisme dan anti Pancasila.

"Mengajak para warga untuk bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam hal mencegah masukkan paham paham radikal dan bersama polri melakukan penertiban dan penegakan hukum, melalui cegah tangkal dan berikan informasi kepada polisi terdekat apabila ditemukan adanya orang dari suatu organisasi yang menyebarkan Paham radikal dan anti Pancasila demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta terjaganya keutuhan NKRI," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan pada proses kegiatan patroli dialogis dan sambang ini. "Tidak ditemukannya adanya orang / organisasi yang sedang menyebarkan paham Radikalisme dan anti Pancasila," pungkasnya.(Bidhumas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama