TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Puluhan Aktivis FARA Pamekasan Datangi Kantor Kelurahan Bugih


PAMEKASAN (wartamerdeka.info) - Puluhan aktivis yang tergabung dalam Forum Aspirasi Rakyat Madura (FARA)  Pamekasan  mendatangi Kantor Kelurahan Bugih Kabupaten Pamekasan, Kamis (15/8/2019).

Kedatangan puluhan aktivis ini menyampaikan aspirasinya terkait beberapa temuan dalam pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan RT melalui penataan lingkungan Kelurahan Bugih berbasis padat karya . Karena diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dan RAB dalam pelaksanaan kegiatannya.

"Mestinya dalam kegiatan tersebut harus mengikuti Juklak dan Juknis sesuai dengan aturan yang ada. Jangan mengikuti kemauan Pelaksana (kontraktor), agar tidak melenceng dan merugikan uang rakyat," ujar seorang pendemo.

Aktivis FARA mengancam akan mengawal persoalan ini kepada pihak penegak hukum agar masyarakat tidak dirugikan.

Aksi aktivis FARA ini memancing reakisi dari Lurah Bugih  Syaiful Arif Azzam SH. Mereka  sempat bersitegang dan terjadi saling dorong mendorong.

Pada kesempatan itu, Syaiful Arif Azzam, Lurah Bugih mwmbantah atas tuduhan yang disampaikan oleh aktivis FARA.

"Apa yang telah kami kerjakan itu semua sudah sesuai dengan RAB dan spesifisifikas," ujarnya.

Bantahan itu juga di sampaikan oleh kontraktor Pelaksana. "Kami sudah bekerja sesuai dengan aruran yang ada," ujar  kontraktor pelaksana di hadapan awak media. (zaini wer wer) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama