// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Hadiri Dialog Interaktif, Kapolda Banten Ajak Stakeholder Sikapi Maraknya Kasus Pembunuhan


SERANG (wartamerdeka.info) - Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir MSi hadiri kegiatan dialog Interaktif dalam program acara Prespektif Banten di studio utama Banten Raya TV Graha Pena Radar Banten Jalan Kol. TB Suwandi, Lintas Baru, Kota Serang, Kamis (12/09/2019).

Kapolda Banten didampingi oleh Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Novry SIK  dan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi SIK MH, serta dihadiri oleh beberapa narasumber lainnya, yaitu Pimpinan Redaksi Delfion Saputera, Ketua DPRD Prov. Banten Andra Sony, Anggota DPRD Prov. Banten (Fraksi Golkar), Kasi Kurikulum SMK Din Dikbud Prov. Banten Oeng Rosliana, Ketua MUI Prov. Banten KH. Rizal dan Psikiater RSUD Serang dr. Anis, Psi.

Irjen Pol Tomsi menyampaikan pembahasan tentang tingginya kejadian kasus pembunuhan yang sadis yang melibatkan pelajar, bahkan orang terdekat di sekitar korban.

"Di tahun 2019 ini telah terjadi 12 kasus pembunuhan sadis di wilayah Provinsi Banten yang diduga dilakukan oleh oknum-oknum pelajar bahkan keluarga dekat korban. Terakhir, disebabkan adanya perilaku menyimpang oleh pelaku terhadap korban,"terang Kapolda

Ditempat yang sama, Kabid Humas Polda Banten menbahkan bahwa dialog ini bertujuan untuk menerima masukan dan pertimbangan kepada pemerintah, terkait dengan solusi dalam perbaikan perilaku dan budaya masyarakat sehingga tidak terjadi lagi kasus - kasus kekerasan dan sadisme.

" Ya, kita laksanakan giat dialog interaktif deng tatap muka, diskusi dan saling berbagi informasi dalam publikasi kegiatan dan edukasi masyarakat,"tutup Kabid Humas. (Ary/Bidhum)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama