TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Kapolres Touna Minta Jajarannya Bijak Gunakan Medsos


TOJO UNA-UNA (wartamerdeka.info) - Polres Tojo Una-Una menggelar Apel pagi, di Mapolres, Senin (14/10), dipimpin Kapolres Touna AKBP Boyke Karel Wattimena SIK MH.

Tampak dalam Apel, Wakapolres Kompol Muh. Jufri, Para Kabag, Kasat, Para Kasi, dan seluruh personil Polres Touna.
Kapolres Touna melalui apel, menekankan kepada seluruh personil tentang penggunaan media sosial.

"Saat ini media sosial atau medsos menjadi salah satu kebutuhan pokok sebagian warga masyarakat. Medsos menyajikan banyak informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Masyarakat dapat informasi yang diinginkan di sana," ujar AKBP Boyke.

Namun sebaliknya, jika tidak digunakan secara bijak, Medsos bisa menjadi bumerang bagi pemilik akun itu. "Yang memprihatinkan terkadang informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya (hoax) berseliweran di Medsos kemudian ditanggapi serius para Netizens," timpalnya.

Karena itu, ia meminta anggota Polri agar bijak dalam bermedia sosial. "Sebagai anggota Polri, kita harus hati-hati dalam berkomentar ataupun mengeluarkan statemen baik di media sosial maupun di masyarakat," tandasnya.

Banyak contoh, kata Boyke, melibatkan banyak orang. Mereka tersandung masalah ketika menggunakan medsos tidak dengan bijak.

"Maka saya ingatkan sekali lagi, kepada seluruh anggota untuk mengingatkan keluarga, sahabat, dan masyarakat di lingkungan masing-masing agar bijak dalam bermedia sosial," ungkap Kapolres beri 'warning'.

Dia juga meminta seluruh personil Polres setempat untuk menjaga sikap tampang perorangan. "Tidak boleh ada personil yang memelihara jenggot, kecuali mereka yang bertugas di fungsinya operasional Satintelkam," tandasnya. Usai apel pukul 08.45, dilanjutkan pemeriksaan sikap tampang personil. (Tom)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama