Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ex-Combatant Kongo Kembali Serahkan Senjata dan Radio ke Satgas TNI


KONGA (wartamerdeka.info) - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO menggelar Operasi Sadar-02, yang menitikberatkan pada pencarian informasi tentang keberadaan senjata dan perlengkapan vital lainnya milik Batalion Benin yang pernah dirampas oleh kelompok bersenjata.

Tim Operasi Sadar-02 menerima penyerahan 2 pucuk senjata jenis AK-47, 1 pucuk RPG dan 1 unit radio komunikasi SSB dari kelompok bersenjata atau Mai-Mai Apa Na Pale.

Demikian dikatakan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Konga XXXIX-A Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo (MONUSCO) Kolonel Inf Dwi Sasongko saat menerima Tim Operasi Sadar-02 yang dipimpin oleh Kapten Inf Agung Sedayu, bertempat di Markas Indo RDB, Kalemie, Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Rabu (6/11/2019).

Dikatakan Kolonel Inf Dwi Sasongko bahwa berkat dedikasi, loyalitas dan semangat prajurit Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO selama pelaksanaan Operasi Sadar-02 telah membuahkan hasil.

“Keberhasilan itu dicapai karena adanya komunikasi aktif antara personel satgas dengan kepala desa maupun tokoh adat serta masyarakat di berbagai wilayah teritori bendera,” ucapnya.

“Sesuai dengan ketentuan, selanjutnya senjata dan alat komunikasi tersebut diserahkan kembali kepada staf Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration And Resettelement (DDR/RR) untuk proses lanjut,” ujar Dansatgas.

Sementara itu, Mr. Mayaya selaku pimpinan dari Mai-Mai Apa Na Pale mengatakan bahwa 3 pucuk senjata dan alat komunikasi tersebut memang benar berasal dari Batalion Benin dirampas pada tahun 2018 lalu.

“Penyerahan senjata dan alat komunikasi tersebut merupakan niat baik kami untuk mengembalikan kepada pihak MONUSCO yang diterima oleh Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO,” katanya.

Hingga saat ini, Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO telah berhasil menerima penyerahan senjata dari Ex-Combatant sebanyak 61 pucuk senjata terdiri dari 52 pucuk AK-47, 1 pucuk pistol FN-45, 2 pucuk Machine Gun, 3 pucuk RPG, 2 pucuk Arquebus, 1 pucuk mortir, 1 buah granat, ratusan munisi, puluhan senjata tajam, ratusan busur dan ribuan anak panah. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama