Langsung ke konten utama

JICS, Langkah Lamongan Turunkan Stunting


LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Pemkab Lamongan mendeklarasikan komitmennya untuk menurunkan angka stunting. Salah satunya melalui Jambore Inovasi Cegah Stunting (JICS) di Waduk Gondang, Jum'at (6/12/2019).

JICS yang dibuka Mendes PDTT (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) Abdul Halim Iskandar itu,  dihadiri ribuan kader pemberdayaan desa. Diantaranya, sebanyak 462 Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Sebelum membuka JICS,  Abdul Halim melaksanakan sholat jum'at dan dialog bersama tokoh-tokoh Desa Balun Kecamatan Turi. Balun selama ini disebut sebagai desa Pancasila, karena tingginya toleransi antar umat beragama.

Mendes Abdul Halim mengibaratkan Balun sebagai miniatur Indonesia yang penuh dengan keragaman. Karena itu dia berencana menjadikannya sebagai prototipe wajah Indonesia yang penuh keberagaman.

Bupati Fadeli menjelaskan JICS merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Lamongan untuk turunkan angka stunting. JICS ini sekaligus wujud keberhasilan pemanfaatan dana desa yang disinergikan dengan bidang kesehatan.


Fadeli menjelaskan, dengan melakukan konvergensi penuntasan stunting lintas perangkat daerah bersama pemanfaatan dana desa, penurunan angka stunting di Lamongan signifikan.

"Bersama KPM, kita mampu melakukan deteksi dini anak yang terindikasi stunting. Memiliki data yang akurat by name by address, sehingga bisa segera dilakukan intervensi," kata Fadeli.

Tahun 2017 stunting di Lamongan masih berada pada angka 23 persen, Februari 2018 turun menjadi 15 persen, Agustus 2018 berada di 10,17 persen. Kemudian pada Februari 2019 menjadi 9,57 persen, dan Agustus kembali turun menjadi 7, 71 persen.

"Kami menargetkan tahun 2020 Lamongan menjadi Kabupaten zero stunting agar menjadi motivasi dan pelecut semangat untuk secara serius menuntaskan stunting, " ujarnya.

Karena kesuksesan dalam penuntasan stunting, Lamongan seringkali dikunjungi oleh daerah-daerah lain untuk studi.

Termasuk beberapa waktu lalu, Bappenas bersama perwakilan 34 provinsi juga melakukan studi di Lamongan
Mendes Abdul Halim memuji kinerja Bupati Lamongan yang mampu menyatukan potensi yang dimiliki Lamongan. Sehingga bisa membawa angka stunting turun secara signifikan.

JICS ini berisikan berbagai macam lomba yang diikuti oleh KPM dari 462 desa di Lamongan. Beberapa lomba yang meliputi lomba jingle cegah stunting, poster cegah stunting, pemberian makanan tambahan bayi, serta dokumentasi video rembuk stunting di desa.

Lomba tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman KPM tentang stunting. Sehingga KPM siap dan benar-benar mampu turun ke desa masing-masing untuk membantu proses penurunan dan pencegahan angka stunting. (MasAd)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...