TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Lampu Penerangan Flyover Simpang Cipendawa, Belum Lama Diresmikan Sudah Ada Yang Mati


BEKASI (wartamerdeka.info) – Flyover Simpang  Cipendawa yang berada di wilayah Kota Bekasi Jawa Barat yang beberapa waktu lalu diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan juga Walikota Bekasi Rahmat Effendi kini menjadi sorotan publik.

Pasalnya Flyover yang saat ini sudah digunakan oleh masyarakat Kota Bekasi maupun dari luar Kota Bekasi, lampu penerangannya sudah ada yang mati.

Adin salah seorang pengendara motor saat melintasi jalan tersebut mengatakan kecewa, sebab baru saja diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta PJU sudah ada yang mati.

“Baru saja diresmikan sama Pak Anies, lampu sudah ada yang mati apa mungkin ada yang konslet, ”kata Adin warga Kota Bekasi kecewa.

Menanggapi hal ini seorang Pengamat Infrastruktur Kota Bekasi, Saut MN saat dikonfirmasi media menyatakan sangat menyayangkan hal ini, Flyover yang baru saja diresmikan masih belum maksimal untuk marka jalan dan lampu PJUnya.

“Kan baru diresmikan Flyover Simpang Cipendawa, marka jalannya kurang dan PJU sudah mati. Jangan sampai kami menilai pekerjaannya ini terkesan asal jadi, ”kata Saut MN kecewa.

Lebih lanjut dijelaskan olehnya bahwa tingkat keamanan dan kenyamanan sangat diperlukan oleh para pengguna jalan Flyover seperti marka – marka jalan dan PJU, karena bisa saja kendaraan dalam kecepatan tinggi yang melaju di turunan Flyover ini sangat rentan sekali untuk terjun bebas dan “Adu Banteng” dengan kendaraan dari arah berlawanan, tanpa dihambat oleh adanya separator tambahan titik akhir Flyover tersebut.

“Jangan sampai Flyover Simpang Cipendawa ini dijadikan juga tempat tongkrongan para geng motor dan dijadikan tempat kencan juga karena kurangnya marka jalan dan penerangan jalan umum yang mati, ”pungkasnya. (Pandi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama