// Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Serangan Israel merusak rumah sakit di Tyre, Lebanon


Sebuah rumah sakit di kota pesisir Tyre, Lebanon, telah rusak akibat serangan udara Israel terhadap bangunan-bangunan di dekatnya yang melukai 11 orang.

Lanjut...

WMChannel


 

Serius Tangani Wabah Covid-19, Pemkab Gorontalo Kucurkan Dana Rp9 Miliar

Kepala Bappeda Kabupaten Gorontalo, Cokro Katili
LIMBOTO (wartamerdeka.info) - Pemerintah Kabupaten Gorontalo sangat serius menangani virus corona atau Covid-19. Ini ditunjukkan dengan dialokasikannya anggaran kurang lebih Rp9 miliyar lebih untuk penangan virus Corona ini.

Hal ini telah  dibahas dalam rapat melalui TAPD  dalam hal pergeseran anggaran di ruang Bupati Gorontalo, Senin (23/03/2020) kemarin.

Usai pertemuan, Kepala Bappeda Kabupaten Gorontalo, Cokro Katili membenarkan hal tersebut, menurutnya pemerintah baru saja membahas pergeseran anggaran untuk penanganan virus Covid-19.

"Kurang lebih ada Rp 9 Milyar lebih kita siapkan," tukas Cokro. Dia menyebutkan bahwa anggaran sebesar Rp 9 Milyar itu sendiri karena adanya permintaan khusus kesehatan di rumah Sakit dan Dinas Kesehatan.

Cokro juga merincikan bahwa alokasi anggaran tersebut bersumber dari tiga anggaran yang digeser, pertama melalui Dana Insentif Daerah (DID) bidang kesehatan.

"Permintaan dari Dinkes sudah diakomodir oleh Dinkes sendiri melalui DID Dinkes. Itu Rp5 milyar lebih. Berikut permintaan rumah sakit Rp3 milyar lebih dengan kita memaksimalkan DAK kesehatan," jelasnya.

Dia juga mengatakan bahwa berdasarkan aturan DAK untuk project fisik bisa digunakan peruntukannya apalagi untuk menangani Covid-19. "Tetapi mungkin tidak cukup utuh karena sudah ada paket pekerjaan yang sudah jalan, tinggal kemungkinan 1 lebih bisa," tukas Cokro.

Sedangkan dari DAK fisik ditambah dengan DAU Rp1,5 miliar ditambah ada beberapa kegiatan di OPD yang digeser untuk penanganan covid 1,5. " jadi semuanya sekitar Rp 9 M lebih, tutup Cokro. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama