// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Prajurit TNI Bantu Warga Perbatasan RI-PNG Panen Rambutan


MERAUKE (wartamerdeka.info) - Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG, membantu salah satu warga binaannya panen buah Rambutan di Kampung Sipias, Distrik Eligobel, Kab. Merauke, Provinsi Papua, Senin (6/4/2020).

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan bahwa Kampung Sipias yang terletak di Distrik Eligobel sekitar  ± 200 Km dari Kota Merauke, merupakan salah satu kampung transmigrasi di perbatasan RI-PNG Kab. Merauke, yang dikenal sebagai wilayah penghasil Rambutan dan ketika musim panen tiba masyarakat kampung disibukkan dengan kegiatan panen di kebunnya.

“Personel Yonif 411 Kostrad Satgas Pamtas RI-PNG Pos Kotis yang dipimpin oleh Danton Waltis Letda Inf Moch. Setyo Dwi Purnomo, S.T.Han., bersama enam anggotanya membantu panen Rambutan di kebun Pak Suwanto (53 th),” ucapnya.

Menurut Mayor Inf Rizky Aditya, membantu panen Rambutan adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan menciptakan Kemanunggalan TNI-Rakyat. Selain itu juga, merupakan bentuk dukungan untuk meningkatkan perekonomian warga binaan.

“Melalui kegiatan seperti ini dapat memupuk kebersamaan serta memberikan motivasi kepada warga supaya lebih bersemangat dan giat bekerja guna meningkatkan hasil panen yang lebih maksimal kedepannya,” harapnya.

Suwanto yang merupakan pemilik kebun menyampaikan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang telah membantunya melaksanakan panen Rambutan hingga mengantarkan hasil panen kerumahnya.  “Kehadiran Satgas Pamtas yakni Pos Kotis disini sangat membantu kami. Mereka semua sudah seperti bagian dari masyarakat perbatasan, sekali lagi terima kasih banyak Bapak-bapak TNI,” katanya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama