TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Siti Nur Azizah Blusukan Bantu Warga Tangsel Yang Belum Dapat Bansos


TANGSEL (wartamerdeka.info) - Sepekan setelah berlakunya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Tangerang Selatan (Tangsel), masih banyak warga Tangsel yang belum menerima Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemerintah Kota Tangsel. Padahal kebijakan PSBB di Kota Tangsel ini berdampak langsung bagi pekerja informal berpenghasilan harian. Mereka tak lagi dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dr. Hj. Siti Nur Azizah, SH. M.Hum, putri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, terjun langsung memberikan bantuan kepada warga terdampak tersebut, Minggu (26/04/2020).

Azizah blusukan di empat kelurahan di Tangsel, yakni Lengkong Gudang Kecamatan Serpong, Lengkong Karya Kecamatan Serpong Utara, Pondok Cabe Ilir Kecamatan Pamulang dan Serua di Kecamatan Ciputat.
“Saya sangat merasakan dampak COVID-19 ini kepada saudara-saudara kita, terutama mereka yang berpenghasilan harian dan pas-pasan. Karenanya, melalui gerakan Tali Asih Azizah, kami bergerak menyalurkan bantuan kepada mereka,” ungkap Azizah.

Perempuan yang meraih gelar Doktor di bidang hukum yang juga seorang dosen ini menyerahkan bantuan berupa bahan pokok kepada warga terdampak Covid-19. Bantuan tersebut berupa beras sebanyak 2,5 ton, serta bahan kebutuhan pokok lainnya.

Sejak pagi hari, Azizah sudah menyambangi satu persatu warga Tangsel yang membutuhkan uluran tangan dari donatur. Ia didampingi Usamah Hisyam, Ketua Persaudaran Muslimin Indonesia (Parmusi). Kedatangan mereka tak ayal disambut senyum sumringah warga terdampak.

“Saat ini, yang paling dibutuhkan saudara-saudara kita yang terdampak tersebut perhatian dan bantuan bahan pokok agar mereka bisa menyambung hidup, terlebih di saat puasa ini. Semoga, bantuan dari kami bisa sedikit meringankan beban hidup mereka. Kita berdoa semoga wabah COVID-19 ini segera berlalu dan kehidupan kita pulih seperti sedia kala,” pungkas Azizah. (Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama