Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 


Keluarga Tanto Praktekkan Pembuatan Pupuk Organik


PUPUK organik adalah pupuk yang tersusun dari materi pelepahan sisa sisa tanaman,sumber bahan organiknya dapat berupa kompos,pupuk hijau,pupuk kandang.

Hal ini seperti yang dilakukan  oleh keluarga Tanto. Saat ditemui media ini, Tanto beserta istrinya sedang sibuk mengaduk bahan untuk dijadikan pupuk organik."Ini lagi buat pupuk organik untuk mengisi hari libur," ujarnya.

Bahan yang dia siapkan adalah sekam padi, potongan pelepahan pohon pisang, tanah liat. Caranya sederhana. Dari bahan tersebut diaduk aduk lalu dimasukkan media karung beras ukuran 25 kg.

"Tergantung kebutuhan,"katanya.

Pembuatan pupuk organik menurut Tanto yang dibantu istrinya,  bisa juga dibuat dari sisa makanan rumah tangga atau sampah organik.

Sampah rumah tangga seperti sisa sayuran lalu dituangkan kedalam ember,setelah penuh dituangkan air pencucian beras kemudian di tutup rapat.Dalam jangka waktu 10 hari sisa sayuran yang ada dalam ember akan mencair lalu cairannya dituangkan kedalam jerigen yang namanya pupuk organik cair.

"Manfaatnya bisa digunakan untuk memupuk tanaman karena mengandung nutrisi,dari pada beli kan lebih baik buat pupuk sendiri,"urai Tanto yang merupakan ketua RT 30 kelurahan sungai nangka Balikpapan Selatan,Minggu (21/6/20).

Tanto udah sering dilakukan buat pupuk organik, terlihat di sekitar rumahnya banyak beraneka tanaman pohon buah buahan."Sebenarnya kami hanya membantu istri yang sedang tidak bekerja karena hari libur,jadi diisi kegiatan pembuatan pupuk organik, lumayan hasilnya dari pada membeli pupuk.Istri saya ini kan suka tanaman apa salahnya kalau belajar pembuatan pupuk organik dari youtube,"urai Tanto. (Ton)

Posting Komentar untuk "Keluarga Tanto Praktekkan Pembuatan Pupuk Organik"