// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Ketua Umum INKOPONTREN: Jangan Bebani Santri Dengan Biaya Rapid Test


JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Untuk mengatasi penanggulangan pandemi Covid19, Pemerintah telah meningkatkan alokasi APBNnya   menambah alokasi APBN 2020 sebesar Rp 405,1 triliun untuk menangani Covid-19.

INKOPONTREN (Induk Koperasi Pondok Pesantren) menerima berbagai laporan dari Puskopontren (Pusat Koperasi Pondok Pesantren) beberapa propinsi bahkan dari KOPONTREN (Koperasi Pondok Pesantren) langsung bahwa Santri wajib Rapid Rest tapi bayar.

"Janganlah menjadikan Santri jadi Objek Bisnis Rapid Test, dana penanggulangan Covid19 itu sangat banyak, lagi pula jika untuk para pedagang dan masyarakat perkotaan digratiskan, kenapa untuk santri harus bayar ? " ungkap Mohamad Sukri Ketua Umum INKOPONTREN di bilangan Jakarta Selatan.

"Saya sedih mendapat laporan ada beberapa santri yang terancam tidak bisa masuk pondok karena biaya Rapid Test nya Mahal, mohon pada Presiden, Gubernur dan Bupati/ Walikota bantu para santri, mereka adalah tunas tunas bangsa yang mempunyai hak pendidikan dan kesehatan" ujar Sukri setengah memohon.

Lebih lanjut Sukri menyampaikan "Kepada para santri, tetaplah jaga kesehatan, patuhi protokol dan kewaspadaan terhadap penularan virus Corona, selalu gunakan masker, sering seringlah cuci tangan dan jaga jarak, hindari kerumunan yang bermassa banyak"

"Untuk para pengurus, pengawas serta pengelola KOPONTREN, selamat kembali menjalankan amanah melayani para anggota khususnya para santri, sediakan tempat cuci tangan, patuhi protokol kesehatan dalam pelayarannya". (Rawing)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama