BARRU (wartamerdeka.info) - Suasana religius dan penuh semangat menyelimuti Taman Kota Alun-alun Colliq Pujie saat Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Kabupaten Barru Tahun 2026, Selasa malam (10/2/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Barru, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kab.Barru, serta Camat Barru.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi momentum penting untuk membangun karakter generasi Qur’ani yang unggul, berakhlak, dan membanggakan daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai kepada Wakil Bupati Barru, Pj Sekda Barru, Kabag Kesra Setda Barru, jajaran Kementerian Agama, sponsor, hingga para camat yang mendampingi kafilah dari masing-masing kecamatan.
Pelaksanaan MTQ tahun ini terasa istimewa karena digelar di ruang terbuka Alun-alun Colliq Pujie, yang disebut Bupati sebagai simbol keterbukaan pemerintah kepada masyarakat. Ia berharap lokasi tersebut tidak hanya menjadi tempat kegiatan seremonial, tetapi juga pusat aktivitas warga, termasuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal.
Di hadapan dewan hakim, Bupati menyampaikan pesan tegas agar seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional. Ia menekankan tidak boleh ada intervensi ataupun titipan dalam menentukan pemenang, sehingga peserta terbaik benar-benar lahir dari kemampuan dan prestasi.
“MTQ ini harus melahirkan anak-anak Barru yang benar-benar unggul dalam bacaan dan hafalan Al-Qur’an. Tidak ada titipan dari siapa pun, semua harus dinilai dengan jujur dan apa adanya,” tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun karakter daerah. Ia mengingatkan bahwa sebagai daerah yang dikenal sebagai “Kota Santri”, Barru memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an di kalangan generasi muda.
Kepada para kafilah dari tujuh kecamatan, Bupati bersama Wakil Bupati menyampaikan selamat bertanding dan berharap keikutsertaan mereka membawa manfaat serta keberkahan bagi daerah. Ia optimistis MTQ akan melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu bersaing hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan rasa syukur karena dapat kembali beraktivitas dan hadir langsung membuka MTQ setelah sempat menjalani masa pemulihan kesehatan. Menurutnya, semangat masyarakat dan para peserta menjadi energi tersendiri untuk terus mengabdi bagi Barru.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat Barru yang berkeadilan, maju berkelanjutan, dan sejahtera lebih cepat. Karena itu, nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Pembukaan MTQ ke-37 secara resmi dinyatakan dengan ucapan basmalah yang dilanjutkan pemukulan bedug, disambut tepuk tangan meriah dari masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Acara kemudian dirangkaikan dengan penyerahan piala bergilir dari juara umum Kecamatan Barru oleh Camat Barru Andi Mustafa Pieter, S.Sos., kepada Bupati Barru untuk selanjutnya diserahkan kepada Ketua LPTQ Kabupaten Barru sebagai panitia penyelenggara tahun 2026 untuk diperebutkan kembali.
MTQ ke-37 tingkat Kabupaten Barru dijadwalkan berlangsung hingga 14 Februari 2026, diikuti oleh 114 peserta dari 7 Kecamatan dengan harapan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang membanggakan serta memperkuat identitas religius daerah.(syam)

