TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Lamongan Pemegang Rekor Tertinggi Di Indonesia, Terkait Jumlah Kampung KB Tangguh


LAMONGAN (wartamerdeka.info) -Lamongan pemegang rekor tertinggi di Jawa Timur bahkan Nasional dalam jumlah kampung KB, mencapai 107 kampung yang tersebar di 27 kecamatan. 

Hal tersebut disampaikan perwakilan BKKBN Jatim, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Uni Hidayati, saat pencanangan Kampung KB Tangguh Kabupaten Lamongan, di Balai Desa Balun Kecamatan Turi (27/10/2020).

“Sebanyak 1.421 kampung KB yang ada di Jawa Timur dan paling banyak Kabupaten Lamongan, pemegang rekor tertinggi di Jatim dan Nasional,” ujar Uni Hidayati. 

Menurut dia, Kampung KB dibentuk sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kehidupan keluarga serta masyarakat. Kampung KB bukan hanya mengurus tentang perihal kontrasepsi, melainkan urusan semua aspek keluarga agar menjadi keluarga yang berkualitas.


Ukuran keberhasilan kampung KB, lanjut Uni, tercermin dari tercapainya delapan fungsi keluarga, fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta pembinaan lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Fadeli juga menyebut Kabupaten Lamongan memiliki ketahanaan yang luar biasa, karena sebelum dibentuknya berbagai kampung tangguh di Lamongan, Lamongan sudah memiliki 107 kampung KB tangguh dengan tujuan pengendalian penduduk, ekonomi, dan kesehatan. 

“Laju pertumbuhan penduduk di Lamongan cukup terkendali, mencapai 0,887 persen dan rata-rata kelahiran 1,91. Berarti rata-rata setiap keluarga memiliki anak di bawah 2 (dua),” ucap Fadeli.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Umuronah mengungkapkan, masa pandemi Lamongan aman dari baby boom atau ledakan angka kelahiran bayi yang ditakutkan dapat terjadi sebagai akibat pandemi covid-19.


“Lamongan aman dari baby boom, berdasarkan data di Lamongan ibu hamil menurun, jumlah persalinan juga menurun, berarti KB kita berhasil,” ungkap Umuronah.

Pencanangan Kampung KB Tangguh Kabupaten Lamongan, sebagai bentuk kontribusi terhadap pemerintahan, serta bentuk kepedulian terhadap masyarakat, untuk mewujudkan keluarga berkualitas yang berdisiplin melaksanakan protokol kesehatan. Pencanangan ditandai dengan pemukulan kentongan dan  penandatanganan kKmpung KB Tangguh oleh  Bupati Fadeli didampingi Kapolres Lamongan dan Kasdim 0812 Lamongan. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama