Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Sejumlah Ormas Di Grogol Berpartisipasi Amankan Wilayah Dari Gerakan Anarkis


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang berada di Grogol Petamburan Jakarta Barat berpartisipasi mengamankan wilayah dari gerakan anarkis yang dipelopori oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab atas aksi unjuk rasa.

Seperti terlihat di Mapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat nampak terlihat beberapa ormas berkumpul.

Di dalam penjagaan situasi Kamtibmas itu, tak sedikit ormas yang ikut serta di dalamnya, Selasa (20/10/2020).

Salah seorang relawan dari ormas FBR mengatakan, ini demi menjaga kondusifitas wilayah untuk menjaga keamanan  wilayah agar tetap kondusif.

"Kami ingin menjaga agar wilayah tetap kondusif,” ujar salah seorang dari ormas FBR.

Ia menyebut, ada sekitar beberapa orang  ormas yang turut menjaga kondusifitas wilayah antaranya ormas Banser, FBR, Laskar Merah Putih dan Citra Bhayangkara.

"Ada sekitar 100 orang," tambahnya.

Sementara Kapolsek Tanjung Duren Kompol Agung Wibowo mengatakan, ini merupakan hal yang baik dimana semua pihak saling menjaga keutuhan NKRI dan rasa nasionalisme.

"Harapan saya ini menjadi awal menyamakan persepsi bersama - sama menjaga sendi-sendi kehidupan," katanya.

Agung menyebut, pihaknya mengapresiasi Organisasi Masyarakat (Ormas) dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah.

"Di dalam penjagaan situasi Kamtibmas itu, tak sedikit ormas yang ikut serta di dalamnya. Kami apresiasi atas komitmennya menjaga situasi tetap aman dan kondusif," pungkasnya.

Seperti diketahui, hari ini ribuan massa melakukan aksi unjuk rasa di sekitaran patung kuda Jakarta Pusat. Mereka menuntut penolakan Omnibus Law.

(Humas Polres Metro Jakarta Barat)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama