TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Terkait Uang Jaminan Pengelolaan Parkir, Aspeparindo Tagih Janji Plt Dirut Perumda Pasar Jaya


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Janji Plt Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya, Ratih Mayasari belum terealisasi alias palsu. Janji yang dimaksud mengembalikan uang jaminan pengelolaan parkir, tapi ternyata sampai saat ini belum diproses

Hal ini dikemukakan Sekretaris Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Aspeparindo) DKI Jakarta, AYS Prayogie, di balaikota, Kamis (1/10/20). 

“Minggu lalu Ratih berjanji akan segera memproses tapi sampai sekarang belum terwujud,” tandasnya.


Yogie mempertanyakan niat baik Pasar Jaya dalam menyelesaikan masalah ini. “Minggu lalu alasannya belum masuk kajian UPL Parkir ke Direksi, sekarang alasan apa lagi ?,” tanya Yogie yang mengancam akan lapor ke gubernur Anies, Senin depan.

Sementara itu, pemantauan dil lapangan, saat ini terjadi keresahan pedagang dan pengunjung akibat ulah PT Jakpro dan BNI yang mengelola sebagian parkir pasar jaya, menaikan tarip melanggar ke ketentuan.

Aneh bin ajaib, sementara gubernur DKI Anies Baswedan mengeluarkan Pergub soal rileksasi agar mengurangi penderitaan masyarakat termasuk dunia usaha, Jakpro yang notabene perusahaan milik Pemda DKI tersebut malah menaikkan tarip parkir.

Sementara itu, PLT Dirut Pasar Jaya yang dikonfirmasi mengenai kenaikan tarif ilegal ini belum memberi tanggapan. (rel/oko ) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama