// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Jembatan Jalan Kabupaten Di Cilacap Diperbaiki dengan Iuran Warga


CILACAP (wartamerdeka.info) - Jembatan jalan kabupaten di ruas jalan Desa Bengbulang Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap retak dan anjlok. Penyebabnya, debit air banjir sungai Pekuncen yang tinggi hingga menggerus kaki-kaki penyangga jembatan.

Sehingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu 12 Desember 2020.

Namun pada tanggal 16 Desember 2020 jembatan yang menghubungkan dua desa yaitu Desa Ciruyung dan Desa Sidamulya tersebut terlihat diperbaiki warga. Pada kaki jembatan, warga memasang bronjong kawat yang diisi batu, lebih dari sepuluh bronjong dipasang. Sehingga jembatan dapat kembali di akses pengguna jalan maupun kendaraan roda empat.

Ditemui di lokasi perbaikan jembatan, Kamso warga Desa Bengbulang mengatakan, perbaikan tersebut merupakan dari swadaya masyarakat. "Kami iuran untuk memperbaiki jembatan ini," ujarnya.

Senada dengan Kamso, salah satu warga yang merupakan ketua RW di Dusun Bengbulang Desa Bengbulang Pujo mengatakan, iuran warga ditarik per RT. "Kami iuran untuk memperbaiki jembatan, rencananya per RT dibebani sekitar 500ribu rupiah," ujarnya.


Satu Dusun, lanjut Pujo, berjumlah 10 RT. "Jika terkumpul semua akan terkumpul hingga total 5 juta rupiah," tambahnya.

Namun melihat kerusakan jembatan yang ada, perbaikan sementara dengan menggunakan iuran dari warga tersebut diperkirakan tidak dapat bertahan lama. 

Warga berharap pemerintah daerah melalui dinas PUPR Kabupaten Cilacap mengucurkan dana pemeliharaan agar perbaikan jembatan dapat lebih kokoh.

Kedepannya pada tahun 2021 warga juga berharap pemerintah daerah dapat dapat mengalokasikan dana APBD untuk memperbaiki secara total jembatan yang berumur lebih dari 20 tahun itu.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama