// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Pak Yes Pastikan Digitalisasi Pelayanan Publik Di Lamongan Berjalan

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi konsisten pastikan semua fokus utama pada 100 hari kerjanya dapat terlaksana dengan baik. 

Kali ini Bupati YES memastikan pelayanan publik via digitalisasi dapat dijalankan secara efektif di Lamongan.

Bersamaan dengan peluncuran aplikasi SiOPPAH (Sistem Online Pengajuan dan Pemantauan Produk Hukum), Kamis (18/3) di Pendopo Lokatantra, Bupati YES mengajak Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Lamongan untuk lebih mengefektifkan penggunaan aplikasi dalam digitalisasi pelayanan publik.

YES berharap dengan diluncurkannya SiOPPAH di bawah naungan Bagian Hukum Pemkab Lamongan ini dapat mempermudah dalam memberikan pelayanan terkait produk hukum. 

"Aplikasi ini bagus sekali jika benar-benar dapat diefektifkan dan dimanfaatkan dengan baik. Karena ribuan produk hukum yang tiap tahunnya dikeluarkan dapat lebih transparan prosesnya. Bagian yang ingin mengetahui progres pembuatan SK atau Perbup yang diajukan juga bisa lebih mudah," ujar YES.

Bupati YES mengungkapkan bahwa aplikasi yang dimiliki OPD Lamongan dapat mencapai ratusan, namun tidak sampai 50 persen aplikasi ini bisa dijalankan secara efektif. Oleh karena itu, menurut YES perlu adanya evaluasi untuk memantapkan kembali aplikasi yang dimiliki OPD.

"Momen ini saya minta kepada seluruh OPD untuk meninjau kembali aplikasi-aplikasi serta media sosial yang dimiliki. Apakah berjalan efektif atau tidak, apakah sudah benar-benar memberikan informasi dan keterbukaan untuk publik. Jika tidak jalan lebih baik dirampingkan saja," tambah YES.

YES menambahkan, bahwasanya Ia masih mempersiapkan untuk mengefektifkan dan memilah penggunaan aplikasi di Lamongan, aplikasi mana yang dianggap memberikan manfaat besar bagi kinerja pemerintahan.

"Kita masih mempersiapkan untuk melaunching aplikasi yang sifatnya ini seperti call center yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk melakukan pengaduan. Sehingga nantinya, interaksi antara pemerintah dengan masyarakat pun bisa terpaut dengan baik. Jadi ada fasilitasi untuk masyarakat," imbuh Bupati YES. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama