// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

TNI Bantu Masyarakat Papua Melaksanakan Posyandu


JAYAPURA (wartamerdeka.info) - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam hal ini Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Koya Koso turut serta melaksanakan kegiatan Komsos bersama masyarakat yaitu Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kampung Koya Koso, Distrik Abepura, Papua, Jumat (19/3/2021).

Komandan Pos Koya Koso Letda Inf Eri Hermawan mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Satgas Pamtas Yonif 131/Brs untuk menciptakan lingkungan dan anak yang sehat sebagai generasi penerus bangsa, khususnya untuk masyarakat Papua di Kampung Koya Koso.  “Personel Pos Koya Koso juga melaksanakan silaturahmi kepada warga setempat untuk menjalin hubungan baik antara TNI dan masyarakat,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sertu Rizki sebagai Bintara Kesehatan Pos Koya Koso mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan dalam Posyandu adalah mengukur panjang dan tinggi badan, menimbang berat badan serta melaksanakan vaksin sesuai usia.  “Anak-anak disini bahagia dan senang bisa diperiksa oleh anggota TNI, respon mereka sangat bagus dan canda tawa tampak di wajah anak-anak Papua,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, personel Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Pos Pitewi dipimpin oleh Lettu Inf Ridollah Sibuea sebagai Komandan Pos melaksanakan temu ramah ke rumah Ondo Api Kampung Pitewi Niko Kera, Aparat Desa Piter Wamea (Pengurus Gereja), Abu Bakar Soamole (Ketua RW 2), Launga (Ketua RW 1), Yudi Haryanto (Kaur Gersi), Gas Partan (Kaur Pemerintah) dan Lanane (Bamuskam).

“Mereka menyampaikan sangat berterima kasih atas kedatangan personel TNI, bahkan akan membantu dan mendukung tugas-tugas Satgas kedepan serta berharap agar komunikasi ini selalu terjalin dengan baik,” kata Lettu Inf Ridollah Sibuea yang juga sebagai Dankipur A Satgas Yonif 131/Brs.

Diakhiri kunjungannya, Lettu Inf Ridollah Sibuea mengalungkan kain ulos kepada Ondo Api Kampung Pitewi Niko Kera sebagai tanda rasa hormat dan dianggap sebagai orangtua oleh personel Pos Pitewi, agar tetap terwujud silahturahmi dengan baik dalam mendukung tugas-tugas kedepannya. (Pen Satgas Yonif 131/Brs).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama