Langsung ke konten utama

Prajurit Korem 071/Wijayakusuma Di-Rapid Test Antigen

BANYUMAS (wartamerdeka.info) - Guna mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Komando Resor Militer 071/Wijayakusuma, Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., berikan rapid test antigen kepada Prajurit dan PNSnya, Selasa (29/6/2021) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., mengatakan kegiatan ini dilakukan guna mengetahui kondisi kesehatan keluarga besarnya di masa pandemi Covid-19. 

Dikatakan, dengan meningkatnya kasus positif di wilayah Banyumas khususnya dan segenap jajaran Korem 071/Wijayakusuma, kita melakukan antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Makorem 071/Wijayakusuma.

Kolonel Lagan mengatakan, untuk Rapid Test Antigen targetnya seluruh prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma, 195 orang.

”Kita targetkan dalam waktu satu hari selesai,” katanya.

Di terangkannya, bila dalam waktu satu hari ini, hasilnya sudah diketahui ada yang reaktif, maka langkah yang dilakukan adalah isolasi serta penanganan medis di Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto.

“Kita berharap, semoga dengan kegiatan ini, tidak ada prajurit dan PNS kita yang reaktif", harapnya. 

Kolonel Lagan mengatakan, untuk memastikan keamanannya, pemeriksaan test antigen dilakukan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi, berasal dari pelayanan kesehatan serta menggunakan standar operasional yang diyakini oleh tenaga kesehatan.

“Kegiatan ini kita gandeng Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto, hal ini untuk meyakinkan pemeriksaannya valid dan transparan", terangnya. 

''Penggunaan rapid test antigen harus tetap memperhatikan jumlah, termasuk pemilihan, penggunaan, fasilitas pemeriksaan dan pemeriksa, pencatatan dan pelaporan, hingga pengelolaan pemeriksaan,'' pungkasnya. (D)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...