Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

 


 


Patut Ditiru, Kapolsek Pulogadung Minta Pedagang Tutup Lapak, Dengan Memberi Ganti Untung

JAKARTA (wartamerdeka.info) – Aksi yang dilakukan Kapolsek Pulogadung Kompol Beddy Suwendi ini patut ditiru para petugas  pelaksanaan PPKM Darurat.

Terjun langsung melakukan Giat Operasi Cipta Kondisi dan PPKM Darurat, Kompol Beddy Suwendi dengan tegas meminta pedagang segera menutup dagangannya sesuai aturan jam tutup usaha di masa PPKM Darurat. Namun, Kapolsek yang simpatik ini rela merogoh kocek pribadinya untuk diberikan kepada pedagang yang dipaksa sebagai ganti untung.

Aksi jni  terlihat di videk akun pribadi miliknya @beddy_ratakaann pada Sabtu (10/6) malam.

Di video tersebur, tampak ia bersama petugas yang lain mengimbau para pedagang agar menutup dagangannya karena telah melewati jam operasional yang sudah ditentukan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Meski melakukan pembubaran para pedagang, dalam kegiatannya tersebut, Kompol Beddy juga terlihat berbincang dengan pemilik warung.

Ia menanyakan berapa untung yang didapat perharinya kepada para pedagang.

Sejurus kemudian Beddy mengeluarkan sejumlah uang yang kemudian diberikan kepada pedagang.

Namun hal ini ia lakukan juga dengan syarat yakni untuk segera menutup warungnya.

Usai memberikan uang tersebut, ia langsung meninggalkan lapak dan lanjutkan Giat Operasi Cipta Kondisi.

Tidak hanya menyuruh tutup para pedagang, Kapolsek Pulogdung Kompol. Beddy Suwendi, juga mengganti keuntungan pedagang tersebut demi menjaga meningkatnya Angka Kasus Covid-19 di DKI Jakarta 

Posting Komentar untuk "Patut Ditiru, Kapolsek Pulogadung Minta Pedagang Tutup Lapak, Dengan Memberi Ganti Untung"