TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dua SD Di Kota Tasikmalaya Tidak Boleh Melakukan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Sebabnya

TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) - Dua Orang guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Tasikmalaya terkomfirmasi positif Covid 19 sehingga kedua Sekolah tersebut dihentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) -nya oleh pemerintah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Budiaman Sanusi,membenarkan hal ini dan untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, maka kedua sekolah itu ditutup sementara dari uji coba pembelajaran tatap muka (PTM).

"Awal mula diketahui hal ini adalah saat dilakukan swab antigen untuk seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) ternyata hasilnya ada dua guru yang positif," kata Budiaman, Rabu (22/9/2021).

Di waktu yang sama Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra, mengatakan, pihaknya sudah melakukan tracing terhadap kasus kedua guru positif Covid-19 tersebut.

"Iya kita sudah melakukan tracing terhadap dua Guru tersebut, namun belum di ketahui hasilnya, karena pihak Puskesmas setempat belum melaporkan, mudah mudahan saja semua  negatif," ujar Asep.(H.Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama