Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Kabgor Canangkan Vaksinasi Booster

KAB GORONTALO (wartamerdeka.info) - Dalam rangka Percepatan Vaksinasi Booster Covid-19 di Kabupaten Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Polres Gorontalo menyelenggarakan pencanangkan pelayanan Vaksinasi Booster Covid-19.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Sport Center Limboto, dicanangkan langsung Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo Selasa, (25/01/2022) ini dihadiri oleh Kapolres Gorontalo, Sekretaris Daerah, dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Bupati Nelson menegasakan bahwa pandemi covid-19 ini masih ada, masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu hoaks. Karena pada dua tahun terakhir kita telah di porakporandakan oleh covid-19.

"Saya berharap awal tahun 2022 menjadi era kebangkitan melawan covid-19, dengan terus mematuhi protokol kesehatan (prokes) termasuk melakukan vaksin baik dosis satu, dua maupun tiga. Terkadang kita lupa mematuhi prokkes  bila sudah melakukan vaksin maka kekebalan tubuh kita menjadi kuat,," ujar Nelson.

Untuk percepatan vaksinsasi booster di Kabupaten Gorontalo dimulai dari ASN sebagai pelayan masyarakat sebab promotor pengerak bagi masyatakat dalam melakukan vaksin.

"Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Gorontalo, saya meminta minimal vaksin booster di bulan Maret bisa mencapai 60% untuk masyarakat dan ASN, tenaga kontrak sampai dengan aparat desa 80%," pungkasnya. (Irf) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama