Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Tertibkan Knalpot Brong, Satlantas Polres Majalengka Tindak 12 Pengendara

MAJALENGKA (wartamerdeka.info) - Para pengendara kendaraan bermotor yang memakai knalpot yang tidak standar atau brong alangkah baiknya segera mengganti dengan knalpot yang sesuai. Hal tersebut karena banyaknya aduan masyarakat yang merasa resah karena banyak pengendara menggunakan Knalpot brong.

Pasalnya, pengguna Knalpot menjadi salah satu sasaran operasi Satlantas Polres Majalengka dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif, Selasa (25/1/2022).

Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi melalui Kasatlantas Polres Majalengka AKP Ngadiman mengatakan, Razia penindakan pelanggar lalu lintas, terutama pengguna sepeda motor yang menggunakan knalpot brong yang tak sesuai dengan SNI.

"Beberapa waktu belakangan ini, kami menerima banyak masukan atas keresahan masyarakat terkait maraknya knalpot brong di jalan raya. Atas dasar itu, kita lakukan razia dan penindakan tilang," kata AKP Ngadiman.

Pelaksanaan Razia sendiri kembali dilakukan di beberapa titik. 

Untuk pelaksanaan Penindakan hari ini sebanyaak 12 kendaraan motor yang menggunakan Knalpot Brong.

"Bagi pelanggar berknalpot brong kita ambil tindakan tilang. Sepeda motor bisa diambil tapi syarat harus membawa knalpot SNI untuk kemudian dipasang di sepeda motor masing-masing," jelasnya.

(Aziz) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama