Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Anggota Satgas Yonif 144/JY Bagikan Masker Dan Cerdaskan Anak Bangsa Di SMKN 01 Perbatasan

KAPUAS HULU (wartamerdeka.info) -  Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY bagikan Masker dan cerdaskan Anak bangsa di desa Kekurak Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Jumat (11/02/2022).

Dalam menekan penyebaran Covid-19 anggota Satgas terus menerus memberikan sosialisasi dan mengajak masyarakat maupun anak-anak yang sedang belajar untuk wajib memakai masker baik dalam ruangan maupun luar ruangan.

Selain membagikan masker juga turut serta mencerdaskan anak-anak bangsa dengan mengajarkan materi Bahasa Indonesia dan wawasan kebangsaan serta cinta tanah air.

Harapannya anak-anak ini kelak bisa menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi di kemudian hari.

Dikatakan Fransiscus Valentinus Spd selaku kepala sekolah bahwa pihaknya selalu mengimbau kepada anak-anak didik untuk tetap memakai masker, serta mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak-bapak yang telah memberikan ilmunya dan bagikan masker di sekolah yang dia pimpin.

Pratu Mahendra beserta dua rekannya di sela sela  menjaga perbatasan  menyempatkan membantu pihak sekolah mencerdaskan anak-anak bangsa serta mensosialisasikan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Sehat jasmani dan rohani sangat penting untuk menunjang dalam kegiatan belajar mengajar dalam mencari ilmu di bangku sekolah. (Sumber: Pen Yonif 144/JY).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama