Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kejar Vaksin Lansia dan Pelajar, Kapolda Sumut dan Forkopimda Datangi Pulau Nias

NIAS (wartamerdeka.info) - Dalam rangka meninjau akselerasi percepatan vaksinasi lansia dan Pelajar, Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si bersama Forkopimda terbang menuju Pulau Nias, Kamis (17/02/2022).

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin turut hadir dalam peninjauan tersebut 

Sebanyak 1.500 dosis vaksin baik kepada lansia dan pelajar disebar agar target vaksinasi di Kab. Nias tercapai. Saat ini capaian vaksinasi di Kab. Nias dosis I  89% dan dosis II  69% sementara untuk anak dosis I  80% dan dosis II  33%,

Kapolda Sumut mengatakan data capaian vaksinasi Pulau Nias dosis II untuk lansia masih rendah. "Ini harus kita kejar. Datakan lansia yang belum vaksin, dan lakukan vaksinasi secara door to door," ujarnya.

Panca mengungkapkan data penyebaran Covid-19 saat ini di Pulau Nias tinggi dan seluruh pihak harus siap menghadapi dentuman gelombang 3 pandemi Covid-19.

"PPKM harus disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat. Batasi kegiatan masyarakat yang bersifat mengumpulkan massa. Perketat penerapan Prokes dan berlakukan aturan-aturan baik yang dikeluarkan Mendagri maupun Gubsu," lanjutnya.

0Menurut Panca, sebagai daerah kunjungan wisata, Pulau Nias harus siapkan tempat isolasi untuk memutus mata rantai. Jalur masuk wisatawan seperti di Bandara juga harus diperketat.

"Vaksin harus terus kita tuntaskan dan kejar  yang masih rendah. Kita harus bergandengan tangan untuk menghdapi ini," pungkasnya.

Sementara itu, Gubsu Eddy Rahmayadi mengucapkan terimkasih kepada Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB yang selalu memotori percepatan vaksin di seluruh Sumut

"Bupati, Walikota harus bersinergi dengan Dandim dan Kapolres. Pastikan protokol kesehatan ketat, terus berikan edukasi dan sosialisasi pentingnya vaksin kepada rakyat kita. Sabar dan yakinkan kepada masyarakat agar tidak terlalu panik," pungkas Gubsu. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama