// Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Serangan Israel merusak rumah sakit di Tyre, Lebanon


Sebuah rumah sakit di kota pesisir Tyre, Lebanon, telah rusak akibat serangan udara Israel terhadap bangunan-bangunan di dekatnya yang melukai 11 orang.

Lanjut...

WMChannel


 

PGSI Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Di Tegal

TEGAL (wartamerdeka.info) - Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI)  menyelenggarakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan  Ahad (20 Maret 2022) siang,  dengan menghadirkan narasumber Ir. Bambang Sutrisno,M.M. dari DPD/MPR RI bersama DR. Drs. Sugiyaryo, SH, MH dosen Uiversitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta. 

Acara dengan protokol kesehatan yang cukup ketat tersebut berlangsung di RM Pring Cendani Adiwerna, Kabupaten Tegal dengan durasi 3 jam, dipandu oleh Ahmad Junaedi, S.Ag.,M. Si, dan  diikuti guru-guru dan masyarakat dari kota dan kabupaten Se-Pantura Barat.

Ketua PGSI Kabupaten Tegal selaku ketua panitia penyelenggara menuturkan, bahwa penyegaran pengetahuan tentang Pancasila sebagai dasar dan Ideologi neara, UUD tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan Ketetapan MPR RI, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, menjadi target sosialisasi ini. 

"Untuk itu kami menetapkan tema kegiatan 'Bersatu Untuk Negeri', yang dengan tema itu kami menginginkan bahwa guru harus menjadi agen persatuan bangsa di tengah situasi yang peka pada akhir-akhir ini. PGSI sebagai organisasi guru harus menggugah semangat kebangsaan anggota yang lebih 2 tahun mengalami masa pandemi," ujarnya.

Pada bagian ceramahnya Sugiyaryo, selaku narasumber,  mengingatkan bahwa bangsa Indonesia harus selalu waspada karena dalam keadaan pandemi yang berkepanjangan tanpa terasa bangsa kita dapat teracuni oleh idologi yang dapat melemahkan persatuan bangsa. Untuk itu kita harus selalu menyegarkan pegetahuan  4 pilar kebangsaan untuk menjadi negara yang tangguh. 

Pada bagian akhir ceramah Dr Moh. Fatah, M. Pd. menyampaikan kembali pembentukan karakter menjadi kebutuhan penting bagi bangsa Indonesia yang plural dan itu diimplikasi oleh pilar-pilar kebangsaan. 

(Edise)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama