Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Demi Mendapatkan BLT 180 KPM Mengikuti Vaksin Dalam Keadaan Puasa

PEMALANG (wartamerdeka.info) - Untuk memenuhi kuota peserta vaksinasi Booster per/April,  warga Desa Majakerta, Kecamatan Watukumpul, Pemalang, Jawa Tengah kembali divaksinasi dosis 1,2, dan 3 (Booster). Dalam pelaksanaan yang dipusatkan di Aula Desa Majakerta, pada Jumat (07/04) siang vaksinasi diikuti 180 KMP peserta yang mengikuti demi mendapatkan BLT DD 2022.

Pelaksana vaksinasi ini meliputi, petugas nakes Pukesmas Watukumpul, Pemerintahan Desa, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa. Sedangkan masyarakat yang menjadi peserta vaksinasi booster adalah masih sama dengan peserta sebelumnya, yaitu warga yang telah mendapatkan vaksiasi dosis 1 dan 2, dengan membawa bukti vaksin seelumnya dan  membawa kelengkapan administrasi berupa kopi KTP bagi peserta vaksin pertama, dan dilanjutkan dengan alur pelayanan sesuai standar Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes.

Dituturkan oleh salah satu ibu-ibu pemilik toko sembako yang berada dekat kantor desa, tentang apakah vaksinasi di siang hari dalam keadaan puasa apakah diperbolehkan. "Waduh saya tidak bisa menjawab Bu, Coba nanti saya tanyakan sama tokoh agama di sini ya?" salah satu petugas memberikan jawaban. 

Di ruang kerjanya Kepala Desa Majakerta Kuswadi, menjelaskan bahwa dirinya hanya melaksanakan tugas sesuai petunjuk saja. "Fatwa MUI pusat yang menyatakan bahwa vaksinasi COVID-19 tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan bagi umat muslim yang sedang berpuasa," demikian Kuswadi menjelaskan.

Lanjutnya “Berdasarkan rekomendasi tersebut pelaksanaan vaksinasi warga kami hari ini kami tetap laksanakan disiang hari bulan Ramadhan. Dan alhamdulilah selain tenaga tehknis pemdes, kami juga dibantu Bhabinkantibmas, Bhabinsa, serta tenaga Nakes Puskesmas Watukumpul." 

(Edise) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama