Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Dirjen Bangda: Total Ada 15.074 Sub Kegiatan Daerah

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Pembangunan daerah merupakan perwujudan dari pelaksanaan urusan pemerintahan yang telah diserahkan ke daerah, sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Karena itu, Pembangunan Daerah perlu diarahkan untuk berkontribusi pada pencapaian target pembangunan nasional. 

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Bangda Kemendagri) Teguh Setyabudi, pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2022 secara hybrid, Kamis, 28 April 2022.

Teguh menyampaikan pemaparan itu saat sesi Diskusi Panel.

Ia menyampaikan, bahwa Kemendagri telah mendorong Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam penyusunan RKPD Provinsi Tahun 2023 untuk memastikan keselarasan antara tema RKPD Provinsi Tahun 2023 dengan tema RKP Tahun 2023. 

"Sehingga, berdasarkan dari hal tersebut, secara garis besar kami dapat sampaikan bahwa tema pembangunan di 34 Provinsi telah selaras dengan tema pembangunan nasional," paparnya.

Pemda, lanjut Teguh, diminta dapat mengawal subkegiatan dan pagu Indikatif hasil pembahasan Rakortekrenbang Tahun 2022, sehingga diharapkan dapat konsisten sampai pada penetapan RKPD dalam rangka mendukung pencapaian target nasional.

"Berdasarkan data hasil Rakortekrenbang Tahun 2022, bahwa total sub kegiatan daerah yang mendukung pencapaian nasional sebanyak 15.074 kegiatan dengan dukungan pagu sebesar 68,48 Triliun Rupiah," ungkap Teguh.

Tekait dukungan capaian indikator makro oleh daerah, ia menjelaskan,  terdapat 3 target indikator makro yaitu IPM, Kemiskinan, dan Laju Pertumbuhan Ekonomi, mayoritas daerah cenderung menetapkan target dibawah nasional. 

"Oleh karena itu kami tekankan bahwa dalam penetapan RKPD nantinya, Pemda dapat meninjau kembali untuk meningkatkan target indikator makro pembangunan dengan tetap memperhatikan kondisi daerah dan mengoptimalkan potensi yang ada," jelasnya.

Pemda, kata Teguh, diminta dapat memastikan kesiapan berbagai usulan daerah yang telah diakomodir pada Rakortekrenbang Tahun 2022, sehingga implementasi usulan dimaksud dapat berjalan dengan baik dan dapat mengungkit capaian pembangunan dan perekonomian di daerah. 

"Selanjutnya usulan-usulan daerah yang perlu dibahas lebih lanjut, ditekankan agar dikawal secara serius untuk mengkoordinasikan usulan tersebut dengan OPD terkait di daerah," kata Teguh.

Sebagai penutup, Teguh menyampaikan bahwa Kemendagri sebagai pembina dan pengawas umum penyelenggaraan pemerintah daerah, akan terus mengawal pembangunan daerah dari sisi perencanaan, penganggaran, dan juga pelaksanaan serta pelaporan.

"Untuk itu diperlukan kolaborasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait, agar pembangunan daerah dapat benar-benar berkontribusi terhadap pembangunan nasional," tandasnya.

Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2022 diselenggarakan secara hybrid, Kamis, 28 April 2022, dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Jenderal Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Bangda Kemendagri) yang mengikuti Pembukaan Musrenbangnas tersebut menyampaikan, selain Presiden RI, hadir pula pada kegiatan tersebut, Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri PPN/Bappenas, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Sekretariat Negara, Gubenur Seluruh Indonesia, Bappeda Provinsi dan Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia, OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia.

Tema Musrenbangnas Tahun 2022 adalah 'Peningkatan Produktivitas  Untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan'

Rangkaian Acara Pembukaan Musrenbangnas Tahun 2022 dibuka dengan laporan Menteri PPN/Bappenas, dan Sambutan serta Arahan Presiden Republik Indonesia.

Kemudian dilanjutkan Sesi Pengarahan Musyawarah Perencanan Pembangunan dan Sesi Diskusi Panel. Pada Sesi Pengarahan Musyawarah Perencanan Pembangunan hadir sebagai pembicara yaitu Menteri PPN/Bappenas, Wakil Menteri Keuangan, dan Sekjen Kemendagri. (A)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...