Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

25 Ribu Aparatur Dukcapil Ikuti Pendidikan Peningkatan Kapasitas, Prof Zudan: Kunci Pelayanan Yang Baik Adalah Tingkatkan Kualitas Kerja

Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakhrulloh

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil terus rutin mengadakan  Rakornas dengan tema “Dukcapil Belajar” setiap pekan di hari Jumat pukul 08.00 - 10.00 WIB melalui daring atau zoom meeting 

Dukcapil Belajar diadakan oleh Ditjen Dukcapil sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan Adminduk di seluruh Indonesia. Jumat, 29 Oktober 2021 adalah pertama kali acara  Rakornas dengan teman “Dukcapil Belajar” diadakan dan disambut dengan antusias oleh aparatur Dukcapil baik di pusat, provinsi maupun kabupaten/kota. 

Pada tahun 2021, Dukcapil Belajar menutup akhir tahun dengan tema Rakernas Capaian Kerja Nasional Layanan Adminduk dengan narasumber langsung oleh Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakhrulloh. 

Zudan menyampaikan bahwa kunci pelayanan yang baik adalah meningkatkan kualitas kerja. 

Dengan antusias yang tinggi, Ditjen Dukcapil melanjutkan acara Dukcapil Belajar  dan tidak terasa sudah sampai pada seri ke-24 di tahun 2022. Mulai dari pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pemanfaatan data, pengelolaan informasi administrasi kependudukan maupun inovasi yang sudah berhasil dilaksanakan oleh Provinsi maupun Kabupaten/Kota  secara bergantian dibahas untuk menambah wawasan aparatur Dukcapil seluruh Indonesia dengan melakukan Tema yang berbeda-beda, serta melakukan studi tiru. 

Jumlah peserta selama acara Dukcapil Belajar sejumlah 25.129 dengan sertifikat yang sudah kami keluarkan lebih dari 23.942 kekurangannya masih dalam proses pengiriman, sertifikat dikeluarkan untuk menambah angka kredit bagi  pejabat jafung yng melaksanakan tugas di Dukcapil 

Dengan Dukcapil Belajar juga aparatur Dukcapil daerah dapat saling bertukar ide tentang inovasi yang dilakukan untuk membahagiakan masyarakat. 

“inovasi adalah ruh dalam pelayanan jajaran Dukcapil agar memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat, tepat dan membahagiakan,” jelas Zudan. 

Zudan menambahkan Dukcapil Belajar perlu untuk terus dilakukan agar komunikasi antar Dukcapil Pusat dengan Dukcapil Daerah semakin terjalin baik agar kinerja Dukcapil semakin optimal. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama