// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Kembali Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/GTY Terima Senjata Api Rakitan dari Warga Perbatasan

SANGGAU (wartamerdeka.info) - Kembali Satgas Pamtas Yonif 645/GTY terima penyerahan secara sukarela 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis LANTAK pada saat pelaksanaan kegiatan pengobatan door to door di Dsn. Mawang muda Ds. Pemudis Kec. Beduai Kab. Sanggau.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY Letkol Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Sabtu, 2 Juli 2022.

Dansatgas mengatakan penyerahan secara sukarela senpi rakitan jenis Lantak ini, sebagai bukti kedekatan antara satgas TNI dengan masyarakat yang merupakan hasil dari kegiatan teritorial anjangsana pengobatan door to door yang dilakukan anggota Satgas Pamtas Yonif 645/GTY.

Penyerahan senpi ini bermula ketika personil Pos Balai karangan Dpp Prada Rofiqurahman melaksanakan kegiatan pengobatan door to door ke rumah Bpk. ON sekaligus menanyakan kondisi kesehatannya dari pos Balai karangan Satgas Pamtas Yonif 645/Gty. Ujar Dansatgas

Ketika sedang berbincang-bincang salah satu anggota pos balai karangan menanyakan apakah masih ada warga yang memiliki/menggunakan senjata api rakitan jenis lantak sekaligus memberikan penjelasan tentang bahayanya memiliki/mengunakan senjata api jenis lantak tersebut.

Setelah diberi penjelasan tentang bahayanya memiliki/menggunakan senjata api Bpk. ON menyampaikan bahwa dia mempunyai senjata api rakitan jenis Lantak tersebut dan dahulunya digunakan untuk berburu tetapi dengan kesadaran ikhlas tanpa ada paksaan menyerahkan senjata api rakitan jenis Lantak tersebut kepada anggota pos balai karangan. Tutup Dansatgas

(Pen Satgas Yonif 645/GTY)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama