// Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. //

Pineapple Tsunami setinggi 80 cm terpantau, peringatan dikeluarkan di lepas pantai Iwate, Hokkaido, dan Aomori
Gempa bumi kuat telah melanda Jepang Utara. Peringatan dan imbauan tsunami telah diberlakukan.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa berkekuatan 7,5 terjadi di lepas pantai Sanriku, Prefektur Iwate pada pukul 16.52, dan memiliki intensitas di atas 5 pada skala Jepang 0 hingga 7 di daerah yang paling parah terkena dampaknya.

Harga minyak mentah Brent naik lantaran keterangan yang bertentangan


Kenaikan tajam menyusul serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan pesan-pesan yang bertentangan tentang prospek negosiasi ulang antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca selanjutnya...

 


LPB MUI Sosialisasi Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana Bagi Ormas Dan Aktivis Penanggulangan Bencana Di DKI Jakarta

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Lembaga Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (LPB MUI), menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan pelatihan pengurangan risiko bencana (PRB) bagi ormas aktivis penanggulangan bencana se DKI Jakarta, di Jakarta Islamic Centre, Jumat dan Sabtu (19-20/8/2022) di Jl. Kramat Jaya, Tugu Utara, Koja Jakarta Utara.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Wahana Visi Indonesia Synergy Project yang diselenggarakan 2 hari, yang turut dihadiri oleh Sekjend MUI, Ketua LPB MUI, Ketua Umum MUI DKI Jakarta, Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo, dan Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji. 

Dalam sambutannya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta, Kiai Munahar menyampaikan, pemahaman kepada masyarakat untuk disiplin menjaga lingkungan harus dilakukan untuk mencegah pencemaran lingkungan. Karena MUI sebagai khodimul ummah (pelayan Ummat) kehadirannya diharapkan menjadi problem solving yang real untuk masyarakat 

Inilah salah satu tugas utama Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) MUI. 

"Saya berharap lembaga ini tidak hanya sekedar menangani bencana ketika terjadi, akibat dari bencana perlu kita jaga supaya beban besar pasca bencana tidak terjadi untuk itu MUI DKI sangat mendukung mui kota untuk mengikuti pelatihan ini agar kehadirannya menjadi problem solving bagi masyarakat ,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut Ketua LPB MUI, Prof Jafar Hafsah, menyatakan Indonesia memang negara makmur, kaya raya, tapi juga rawan bencana sebab paparnya, letak geografis Indonesia diimpit tiga lempeng besar dunia.

“Negara di mana terjadi vulkanis, di mana terjadi gunung berapi karena Indonesia berada di lempeng Indo-Australia, Asia-Eropa (Eurasia) dan Pasifik,” kata dia saat membuka acara Sosialisasi dan Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana (PRB).

Sebab itu, menurut Jafar masyarakat Indonesia sangat membutuhkan edukasi, pelatihan dan sosialisasi penanggulangan bencana. Dari sinilah semangat pembentukan LPB MUI muncul.

“Kalau ada bencana datang dan kita tidak mampu mengelolanya paling tidak kita siap ya melunakkan, menjinakkan ya, mengantisipasinya kalau dia (bencana) datang,” jelasnya.

Terlebih kata Jafar bahwa terdapat tiga jenis bencana. Pertama, bencana alam, bencana non-alam, dan bencana buatan manusia.

Oleh karena itu, ungkap Jafar Majelis Ulama Indonesia membentuk LPB MUI dan akan dibentuk di tingkat provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta kemudian menyusul di tingkat kabupaten/kota.

“Nanti strukturnya akan bekerja, karena bencana yang terjadi tidak pernah bisa kita duga, dia (bencana) datang tiba-tiba sehingga kita harus selalu siap… Oleh karena itu ada pelatihan untuk pengenalan bencana,” pungkas Jafar sebelum akhirnya membuka acara sosialisasi. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama