Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kendalikan Inflasi Pangan, Wamendagri John Wempi Wetipo Minta Pemda Galakkan Gerakan Menanam Cabai Dan Bawang

SURABAYA (wartamerdeka.info) - Dalam rangka mengendalikan inflasi pangan, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo minta, agar pemda menggalakkan gerakan tanam pangan cepat panen seperti cabai, bawang dan komoditas lainnya sebagai upaya mencukupi ketersediaan rumah tangga.

"Di samping itu Pemda perlu membangun kerjasama antar daerah dalam memenuhi kekurangan komoditas," ujar Wamendagri pada Rakor Pusat dan Daerah (Rakorpusda) Pengendalian Inflasi dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan GNPIP, yang dilaksanakan secara hybrid di Hotel Shangri-La Surabaya,  pada Rabu, (14 September 2022).

Rakorpusda ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti arahan  Presiden Jokowi pada Rakornas Pengendalian Inflasi tahun 2022 untuk mengendalikan inflasi pangan.

John Wempi Wetipo juga menyampaikan bahwa Pemda perlu mengawasi penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran kepada masyarakat yang tidak mampu dan melaksanakan gerakan penghematan energi.

Dalam Rakorpusda yang merupakan kolaborasi Kementerian Dalam Negeri dengan BI dan Kemenko Perekonomian ini, Wamendagri mengemukakan, Pemerintah Provinsi agar mengumumkan persentase inflasi di Kabupaten Kota setiap bulannya dengan tujuan agar bupati Walikota dapat mengendlaikan inflasi.

"Pemda juga perlu  mengintensifkan jaring pengaman sosial seperti BTT, Bansos, Anggaran Desa, Realokasi DAU, maupun Bansos dari Pemerintah Pusat," katanya.

Wamendagri John Wempi Wetipo juga berpesan agar Kepala Daerah beserta pejabat berhati hati dan cermat melakukan komunikasi kepada publik agar tidak membuat masyarakat panik

"Pemda juga perlu meningkatkan kinerja TPID dalam melaksanakan tugas dan fungsinya," tandasnya.

Untuk diketahui, Rapat ink diawali dengan sambutan selamat datang oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, sambutan dan arahan Gubernur Bank Indonesia serta sambutan arahan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Kegiatan ini dihadiri secara offline oleh Menkop UKM, Kepala Bapanas, Gubernur/Wakil Gubernur dari 34 Provinsi  para Bupati dan Walikota yang mendapatkan penghargaan, para Ketua Komisi DPRRI, perwakilan K/L, para deputi dan kepala perwakilan Bank Indonesia, para akademisi, perbankan dan media massa serta juga dihadiri secara online para Bupati/Walikota atau yang mewakili dari seluruh Indonesia. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama