TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Lamongan Hadiri Reuni Alumni Pegawai RSUD Soegiri: Ini Momen Langka, Ciptakan Energi Besar

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat menghadiri acara reuni alumni pegawai RSUD Soegiri, Minggu (20/11) di Aula RSUD dr. Soegiri, mengatakan, momen ini adalah kesempatan langka. Rumah sakit dapat menghadirkan semua alumni pegawainya untuk dapat sharing hingga berdiskusi terkait kemajuan rumah sakit. 

"Kesempatan ini merupakan kesempatan yang langka, bisa menghadirkan para alumnus untuk bisa bertemu, sharing, kangen-kangenan, bersinergi, dan berdiskusi tentang banyak hal untuk rumah sakit seperti ini," kata Bupati. 

RSUD dr. Soegiri dapat menjadi seperti saat ini tentu bukanlah sesuatu yang dapat diperoleh secara tiba-tiba, melainkan ada proses didalamnya, yang ini dimulai sejak jaman dulu dan terakumulasi, hingga menjadi seperti sekarang.

Pertemuan ini, lanjut Bupati juga akan menciptakan sebuah energi besar untuk mendorong rumah sakit agar dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami atas nama pemerintah daerah menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, atas peran serta Bapak/Ibu sekalian dalam membesarkan dan mengembangkan RSUD dr. Soegiri. Tentu pertemuan ini akan juga menimbulkan sebuah energi besar, untuk terus bisa mensupport, mendorong bagaimana rumah sakit ini menjadi terus bermanfaat bagi masyarakat," jelas Bupati Yuhronur.

Pada kesempatan itu, Direktur RSUD dr. Soegiri Moh. Chaidir Annas menjelaskan perkembangan RSUD Soegiri dari dulu hingga kini. Saat ini visi dan misi rumah sakit telah disesuaikan sebagai rumah sakit pendidikan. RSUD Soegiri juga telah memiliki blok-blok layanan, seperti blok rawat jalan terpadu, blok pelayanan emergency, memiliki kamar bedah sentral terbanyak di wilayah Lamongan yakni 6 kamar operasi, memiliki 40 mesin cuci darah, juga poli kecantikan.

"Ini yang bisa kita persembahkan kepada masyarakat, meneruskan cita-cita dari para senior, kemudian fasilitas dan sarana fisik juga kita terus tingkatkan. Mudah-mudahan ini semakin membawa Rumah Sakit Soegiri semakin baik," harap dr. Annas.

RSUD dr. Soegiri merupakan satu dari tiga rumah sakit daerah yg terdapat di Kabupaten Lamongan. Berawal dengan rumah sakit darurat pada tahun 1938 dengan nama RSD Wisma Yoewono, menjadi RSU (Rumah Sakit Umum) Lamongan pada 1942, hingga pada 20 Agustus 1986 kemudian resmi berubah menjadi RSUD dr. Soegiri Lamongan. (Mas)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama