Iklan

 


Iklan

 


,

MENU

Iklan

 


Didaulat Menjadi Pembina Persakmi Pusat, Hasnah Syam Nyatakan Siap

Rabu, Desember 07, 2022, Desember 07, 2022 WIB Last Updated 2022-12-07T10:25:01Z

BARRU (wartamerdeka.info) - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi partai NasDem drg. Hj. Hasnah Syam, MARS., menyambut baik ajakan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Sarjana dan profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi), menjadi Pembina. 

Ketua TP. PKK Kab Barru itu menyatakan kesediaannya saat menerima kunjungan Pengurus Pusat Persakmi yang dipimpin Ketuanya, Dr. Aminuddun Syam,  SKM. MK,  di Rujab Bupati Barru, pada Rabu (7/12/2022).

Kunjungan pengurus Persakmi ini adalah dalam rangka audiensi tentang kepengurusan, harapan dan tantangan Persakmi ke depan.

Selain itu, PP Persakmi yang dipimpin langsung ketua umum Persakmi Dr. Aminuddin Syam, SKM., MK., bermaksud untuk meminta kesediaan Bu Dokter sapaan akrab Hasnah Syam menjadi pembina di kepengurusan Persakmi Pusat, bersama dengan beberapa tokoh nasional lainnya.

Hasnah Syam yang juga Ketua TP PKK Barru, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PP Persakmi atas kunjungannya di kabupaten Barru.

Dalam kesempatan itu, mantan Kadis Kesehatan Barru ini menyatakan kesediaanya untuk bergabung dalam kepengurusan sebagai pembina Persakmi pusat.

"Kami siap bergabung dalam kepengurusan  sebagai pembina PP persakmi dan siap juga membantu mensukseskan strategi dan arah kebijakan Persakmi kedepannya, agar menjadi satu organisasi bagi SKM," ungkap Hasnah.

Sebelumnya, Ketua Umum Persakmi Aminuddin Syam mengharapkan dukungan sang legislator untuk menjadikan Persakmi sebagai organisasi profesi yang menaungi sarjana kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.

Dijelaskan, Persakmi sebagai organisasi profesi tenaga kesehatan masyarakat dan Profesional Kesehatan Masyarakat dengan mempertimbangkan anggota yang homogen dan merupakan seminat dan seprofesi, yang ditandai dengan kesamaan mayoritas kurikulum pendidikannya. 

"Hal ini selaras dengan UU 36/2014 tentang Tenaga Kesehatan, pasal 1 ayat 16, bahwa “Organisasi profesi adalah wadah untuk berhimpun tenaga kesehatan yang seprofesi”, kata Aminuddin.

Aminuddin Syam yang juga mantan Dekan FKM UNHAS berharap agar syarat STR dihapus dalam penerimaan CPNS dan PPPK kesehatan, karena SKM adalah tenaga kesehatan yang bergerak di bidang non medik. 

(Ahkam/Syam)

Iklan4

 


 


 


 


 


 


 



 


 


HEAD LINE

Survei Polmatrix: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi Capai 75,5 Persen

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Hasil survei Polmatrix menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Republik Indonesia ...