Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Nelayan Weru Curhat Atasi Permasalahan Ke Kasat Polairud Lamongan

LAMONGAN (wartamerdeka.info) -Bertempat di desa Weru, Kecamatan  Paciran, Kabupaten Lamongan Kasat Polairud bersama jajarannya menggelar kegiatan Curhat Bareng Nelayan, Jumat (20/1). 

Kasat Polairud Res Lamongan, AKP Erni Sugihastuti, S.E mengatakan kegiatan Curhat Bareng ini, untuk mendengar langsung berbagai keluhan warga nelayan disaat musim dan situasi yang tidak menentu ini. 

"kegiatan hari ini bertujuan untuk mendengarkan permasalahan yang dihadapi, khususnya untuk nelayan di masa situasi yang saat ini tidak menentu sehingga berdampak kepada warga nelayan," ujar AKP Erni. 

Perwakilan nelayan menyampaikan sejumlah permasalahan yang selama ini menjadi kendala, antara lain mengenai pintu keluar masuk karena adanya pembagunan dermaga dari desa sehingga mengakibatkan menyempitnya pintu masuk pelabuhan. Termasuk terkait, tata cara dan urut urutan sistem pelaporan ketika menghadapi permasalahan nelayan. 

Menanggapi sejumlah persoalan tersebut, Kasat Polairud, AKP Erni Sugihastuti memastikan pihaknya akan melakukan kordinasi dengan pihak terkait.

"pintu masuk pelabuhan yang sempit dan kurang lebar akibat pembagunan dermaga kami bersama pak Camat akan berkoordinasi dengan pihak berwenang yaitu dinas perikanan dan kelautan dengan adanya pembagunan dermaga di pelabuhan desa Weru Kulon," ungkap Kasat.

Sedangkan terkait cara pelaporan apabila ada suatu masalah Polairud secepatnya akan melakukan koordinasi dengan rukun nelayan, selanjutnya bisa Langsung ke Kantor Sat polairud.

"Kami mohon dukungan kepada warga khususnya rukun nelayan untuk bersama sama menjaga agar situasi di Lamongan selalu kondusif," pungkas Kasat Polairud. 

Hadir dalam kegiatan Curhat, jajaran Polairud Res Lamongan, Kapal BKO DitPolairud Polda Jatim, sejumlah tokoh masyarakat desa Weru dan perwakilan nelayan. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama