// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Zulhas Bertemu Prabowo Bahas Koalisi "Besar" Kebangsaan


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa negara besar harus diurus oleh koalisi yang besar atau Koalisi Kebangsaan untuk memajukan Indonesia.


“Negara besar tidak mungkin diurus satu atau dua (parpol), tetapi harus besar juga yang mengurus, yang kita kadang-kadang sebut Koalisi Kebangsaan itu. Karena perlu kebersamaan kita untuk memajukan negeri ini,” ucap Zulkifli Hasan kepada wartawan di Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4/2023).


Pernyataan tersebut ia sampaikan usai melakukan silaturahim dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan menindaklanjuti gagasan membangun koalisi besar antara Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).


Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, menerangkan bahwa dengan Gerindra, PAN memiliki pengalaman yang panjang dan berharap agar silaturahim antarpartai dapat terus dilanjutkan.


Dalam kesempatan itu, Zulhas menyatakan bahwa PAN siap menjadi apa saja, termasuk bergerak ke sana-kemari untuk merajut koalisi besar antara KIB dan KKIR.


“Saya siap sebetulnya untuk menjadi apa sajalah, ke sana-kemari untuk merajut ini sehingga bisa menjadi kenyataan. Ada jalan tengah yang kokoh dan kuat untuk memajukan Indonesia,” kata Zulhas.


Dalam kesempatan yang sama, Prabowo Subianto menyatakan bahwa ia sangat gembira menerima kehadiran Zulkifli Hasan di kediamannya.


Silaturahim antara kedua ketua umum partai politik ini merupakan wujud komunikasi politik yang lebih intensif menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.


“Saling berkunjung, saling menukar pandangan, bertukar pendapat dalam mencari suatu format terbaik untuk bangsa, dan negara kita,” kata Prabowo.


Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan bahwa Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan akan bersilaturahim dengan Ketum DPP Gerindra Prabowo Subianto untuk menyamakan frekuensi dan memperbanyak titik temu agar terbangun koalisi yang sepenuh hati, satu jiwa, dan satu perjuangan.


Pertemuan ini merupakan lanjutan acara "Silaturahmi Ramadhan" yang digelar PAN di Kantor DPP PAN Jakarta, Minggu (2/4). Silaturahim tersebut dihadiri Ketua Umum PAN yang juga Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Plt. Ketua Umum PPP Mardiono, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, serta para tokoh partai politik lainnya. (An)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama