Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Udang Jenis Vannamei Hasilkan Devisa Negara



BARRU (wartamerdeka.info) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barru, Dr. Abustan, M.Si., melakukan panen parsial udang Vannamei di Tambak Bundar milik  PT. Bomar Biopova Akuakultura di Tenmireng Kelurahan Takkalasi Kec Balusu, Senin (10/7/2023).

    Diselah- selah panen persial, Sekda  Abustan mengatakan kedepannya perlu ada pola kerja sama PT. Bomar Biopova Akuakultura dengan Pemerintah Daerah, terkait bagaimana meningkatkan pengembangan budidaya melalui tambak bundar atau juga dikenal dengan kolam terpal seperti ini melibatkan banyak masyarakat yang ada di Kabupaten Barru, 

    "Panjang garis pantai Kabupaten Barru sekira 78 KM, sehingga ketika bisa dikembangkan ekonomi kerakyatan, pasti akan tumbuh dan bisa berkembang yang pada akhirnya masyarakat kita bisa menikmati pendapatan yang cukup lumayan. Contohnya kolam terpal dengan diameter hanya 16 meter  bisa menebar benur sampai 180 ribu ekor," ucapnya

    Hal ini, kata Abustan, perlu didiskusikan bersama, diedukasi masyarakatnya mungkin melibatkan privat sektor, kemudian badan usaha baik BUMN maupun BUMD dunia usaha swasta  bagaimana dilakukan pendampingan secara masif, intensif.




    Sehingga, kata menambahkan, masyarakat bisa beralih dari pengelolaan perikanan terutama Udang Vannamei secara trasional ke pola intensif dan menggunakan teknologi yang cukup ramah lingkungan sehingga tidak ada menimbulkan persoalan persoalan di masyarakat. 

    "Saya berharap mudah-mudahan ini bisa direalikasikan kepada masyarakat dan akan bisa meningkatkan penghasilan masyarakat Barru dan masyarakat Indonesia pada umumnya," kata Sekda.

    Pada kesempatan itu, Sekda Barru Abustan didampingi Kepala Dinas Perikanan, Charly R.Fichser, Vice Presiden PT Bomar Biopova Akuakultura, Ir. Coco Kokarkin, M. Sc. Selain melakukan panen parsial tahap kedua di tambak bundar 1, juga melakukan penebaran benih tambak bundar 2. 

    Diketahui, udang jenis Vannamei atau Litopenaeus Vannamei merupakan salah satu spesies udang bernilai ekonomis tinggi menjadi salah satu produksi perikanan yang dapat menghasilkan devisa negara. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama