Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Bersih Dusun, Tradisi Nenek Moyang yang Tetap Dilestarikan

Banyak cara dilakukan warga Negara untuk merayakan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 dikatikan dengan acara yang bermanfaat bagi lingkungan yaitu ungkapan syukur dengan melakukan kegiatan bersih dusun.

Adalah warga di lingkungan RW. 07, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Acara perayaan kemerdekaannya menyajikan pagelaran Wayang Kulit dengan Dalang Ki Aditia Cahyo Baskoro.

“Ini dalam rangka Bersih Dusun yang sampai sekarang ini masih menjadi bagian budaya nenek moyang di dusun Rw. 07,” ujar Adi Santoso, Lurah Kelurahan Temas.

Santoso menambahkan, degan adanya kegiatan ini menjadi bukti persatuan dan kebersamaan warga sangat guyub, rukun dan semakin kuat. Pihaknya mengapresiasi adanya kegiatan bersih dusun yang setiap tahunnya semakin meningkat.

“Saya berharap tahun depan akan lebih meriah lagi dan meluas,” ujarnya.

Acara bersih dusun, lanjut Santoso, diharapkan kepada segenap warga tidak sekedar melestarikan tradisi leluhur, tetapi juga mengingat nasehat-nasehatnya. Ada banyak nasehat dari para leluhur yang harus tetap dipelajari dan di amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Nampak warga Rw.07 antusias atas digelarnya Wayang Kulit, pada Minggu (27/8 2023)  "Ini merupakan tradisi turun temurun dan juga menjadi agenda kegiatan tahuan linkungan dusun rw 07 di Kelurahan Temas,” kata Ketua Rw.07, yang diwakili Kusnan.


Selain bersih dusun, lanjut Kusnan, pihaknya juga melakukan kegiatan social seperti santunan anak yatim.

“Suksesnya acara karena kerjasama antar rw dan rt serta warga lingkungan Rw.07,” kata Kusnan. (Hari)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...