Langsung ke konten utama

Pemkab Barru dan Pemprov Jabar Teken MoU Pengembangan Potensi Daerah


BARRU (wartamerdeka.info) - Pemerintah Kabupaten Barru dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menandatangani nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU)  terkait Pengembangan Potensi Daerah dan Peningkatan Pelayanan Publik, bertempat di Aula Barat Gedung Sate Kota Bandung, Senin (28/8/2023).

Penandatangan MoU dilakukan Bupati Barru Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. H. Suardi Saleh M.Si bersama Gubernur Jawa Barat, Dr. H. Ridwan Kamil, ST.M.U.D.  Selain Barru, ditempat yang sama Nota Kesepahamaan ( MoU)  juga ditanda tangani Gubernur Jawa Barat bersama 3 Gubernur dan 8 Kabupaten/Kota. 

Suardi Saleh yang dihubungi usai penandatanganan menjelaskan, secara umum isi nota kesepahaman tersebut. 

Dikatakan Bupati Suardi Saleh, kesepakatan bersama tersebut, merupakan dasar atau payung hukum untuk mensinergikan program-program pembangunan daerah masing-masing dalam rangka pengembangan potensi daerah dan peningkatan pelayanan publik. 


Hal ini lanjut dia, bertujuan untuk, mendukung peningkatan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. 

"Itu merupakan payung hukum secara umum dan akan ditindak lanjuti secara tehnis melalui Penjanjian Kerja Sama", jelasnya. 

Lebih lanjut, terkait dengan penerapan Sistem Merid, berdasarkan hasil verifikasi penilaian mandiri penerapan Sistem Merit oleh KASN maka Pemkab. Barru juga  direkomendasikan untuk melakukan kerjasama dengan Pemprov Jabar dalam hal pengembangan manajemen talenta dan Sistem aplikasi layanan kepegawaian pada Pemkab. Barru. 

"Manajemen Talenta Sistem aplikasi layanan kepegawaian dengan tujuan menyusun tentang kemampuan dan potensi ASN kabupaten Barru. Dengan adanya manajemen talenta bisa mempromosikan ASN dengan jejak karir yang tertata dengan baik dan sistematis",tandas dia. (Syam)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...