// Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Berita Foto

Wanita Jepang Ditikam Mantan Pacar


Seorang pegawai toko wanita meninggal dunia setelah ditikam di sebuah kompleks komersial di distrik Ikebukuro, Tokyo, oleh seorang pria yang kemudian menikam dirinya sendiri hingga tewas.
Polisi mengatakan pria mantan pacar korban, sekitar pukul 19.20 pada hari Kamis, polisi diberitahu bahwa seorang pria bertindak kasar di dalam Sunshine City, sebuah kompleks multifungsi.
Petugas polisi mengatakan wanita itu diserang di toko Pokemon Center Mega Tokyo di lantai dua gedung tersebut. Korban yang tidak sadarkan diri dilarikan ke rumah sakit, di mana ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Petugas polisi telah mengkonfirmasi bahwa korban adalah Harukawa Moe, 21 tahun, dari Kota Hachioji, Tokyo barat dan pelakunya Hirokawa Taiki, 26 tahun, mantan pacarnya.(NHKWord-Japan)

Pastikan Pelayanan Maksimal, Kapolres Lampura Cek Ruang Pelayanan


LAMPUNG UTARA (wartamerdeka.info) - Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. melakukan pengecekan sarana dan prasarana tempat pelayanan publik yang ada di Polres Lampung Utara baik di ruang layanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Jumat, ( 11/8/2023 ). 

Hal itu dilakukan untuk memastikan tempat-tempat pelayanan terhadap masyarakat yang ada dilingkungan Polres Lampung Utara sudah sesuai dengan standar layanan serta kegiatan pelayanan berjalan dengan baik.

Disampaikan Kapolres AKBP Teddy, bahwa pengecekan sarana pelayanan publik dilakukan untuk mengetahui sejauh mana anggota Polri yang bertugas memberikan pelayanan secara maksimal terhadap masyarakat baik di SPKT, SIM dan SKCK betul-betul sudah mematuhi standar operasional pelayanan termasuk sarana dan prasarananya sudah sesuai dengan standar layanan publik atau tidak.

"Ini kita lakukan untuk memastikan tempat-tempat pelayanan kepada masyarakat yang ada sudah memenuhi standar atau belum, termasuk pelayanan maksimal dan penampilan personel yang mengawaki dan fasilitas yang digunakan untuk melayani masyarakat ditempat layanan tersebut," kata Kapolres.

Menurutnya, pengecekan pelayanan publik di Polres Lampung Utara akan dilakukan secara berkala, hal ini untuk menghindari adanya pelanggaran anggota dan juga untuk mengetahui kekurangan-kekurangan baik sarana maupun proses pada saat melayani masyarakat.

"Kita akan terus meningkatkan pelayanan publik yang ada di Polres Lampung Utara ini. Baik sarana dan prasarananya maupun kemampuan personel yang mengawaki sehingga kita dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan maksimal,” pungkas Teddy Rachesna. (Yoke)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama