TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Mashuri: Mencegah Terjadinya Korupsi Pahami Nilai-nilai Integritas


BARRU (wartamerdeka.info) - Bagi pegawai sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak korupsi di lingkungan kerja dengan memahami nilai-nilai integritas yang konsisten antara apa yang dikatakan dan yang dilakukan mengarah pada hal-hal positif.

Hal ini disamapaikan Mashuri Alwi, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kabupaten Barru, pada acara sosialisasi budaya anti korupsi di Aula Saharjo, Selasa (31/10/2023).

"Pemahaman terhadap nilai-nilai integritas sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak korupsi di lingkungan kerja," kata Mashuri Alwi. 

Menurutnya, nilai-nilai integritas dimaksud mencakup jujur, berani, peduli, disiplin, tanggung jawab, sederhana, adil, kerja keras, dan mandiri.

Sosialisasi dalam bentuk sharing knowledge (berbagi pengetahuan) dihadiri para pejabat struktural serta petugas Rutan Barru.

Dalam rilis Humas Rutan menyebutkan, diakhir acara Mashuri Alwi mengungkapkan bahwa integritas dalam menjalankan tugas sehari-hari adalah salah satu kunci utama untuk mencapai predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

"Dengan menginternalisasi nilai-nilai integritas tersebut, diharapkan lingkungan kerja yang bebas dari korupsi dapat tercipta di Rutan Barru. Dengan begitu impian kita bersama untuk meraih predikat WBK tahun 2023 dapat terwujud," ujarnya berharap.

Pada kesempatan itu, Mashuri Alwi mengakui dirinya bangga terpilih menjadi peserta Pelatihan Refleksi dan Aktualisasi Integritas (PRESTASI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM, Depok, pada 16-20 Oktober 2023 lalu.

"Ini merupakan suatu kebanggaan bagi saya terpilih sebagai salah satu peserta diklat PRESTASI. Karena tidak semua Kasatker yang ikut dalam pelatihan ini. Hanya beberapa orang yang dikategorikan memiliki integritas yang mumpuni oleh Inspektorat Jendral dan KPK yang diikutkan," ujar Mashuri Alwi saat mengawali sesi sharing knowledgenya. (Syam)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama