// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Dr. Dipl. Ing., Hj. Lilly S. Wasitova, " Harusnya WMDC Ada Di Jakarta."

 
Dr. Dipl. Ing., Hj. Lilly S. Wasitova Pemerhati Pertahanan - Caleg DPR RI PDIP Dapil Lamongan-Gresik

Lulusan Aerospace Engineering di Braunschweig, Jerman dan Alumni Lemhanas PPSA XXI serta Mantan Direktur Proyek ZTE Corporation, Lulusan S3 UnHan, Dr. Lilly S. Wasitova berpengalaman dibidang Vokasi, memiliki hobby dan Sertifikasi Pelatih Scuba Diving


Lamongan, wartamerdeka.info, - Dr. Dipl. Ing., Hj. Lilly S. Wasitova, salah seorang Caleg DPR RI yang hadir di acara Wartamerdeka Diskusi Club (WMDC) mengapresiasi adanya kegiatan diskusi model WMDC. 

Menurut dia acara WMDC banyak sisi positifnya karena saling mengedukasi dan sebagai media komunikasi bertukar pengetahuan dan pengalaman bagi caleg, WMDC sebagai bagian dari usaha menyerap aspirasi masyarakat. 

Apalagi dikemas mirip ala ILC nya Bang Karni Ilyas sehingga kesan debat kusir atau saling berbantah bantahan sama sekali tidak ada. 

"Saya salut dengan acara yang digelar tim WMDC ini, dan saya tidak membayangkan saat diundang kesini, ternyata acaranya luar biasa. Seharusnya, WMDC ini berada di Jakarta bukan di Brondong," ungkap Hj. Lilly S. Wasitova saat hadir di WMDC edisi 2, Kamis (28/12). 

Perempuan yang pernah belajar pilot ini, bahkan akan siap hadir manakala diundang WMDC lagi dilain waktu. Menurut Hj. Lilly, durasi 3 jam untuk diskusi di WMDC terasa terlalu singkat sehingga ingin hadir ketika diundang kembali

"Saya, inshaAllah akan hadir jika diundang di WMDC lagi, karena menurut saya acara seperti ini, agak langka ada didaerah," pungkas Lilly Wasitova. 

Sementara, Setya Hadi Utomo juga mengaku salut dan akan mendukung kegiatan seperti ini. Pria asal Gresik yang maju sebagai Caleg DPR RI dari PKS ini, bahkan tidak membayangkan kalau acara yang di gelar WMDC seperti model ILC. 

Menurut Setya Hadi Utomo, selama ini kalau pihaknya diundang ada acara debat atau diskusi format atau gaya diskusinya biasa biasa saja. 

"Terus terang saya salut dengan acara WMDC, mudah mudahan acara ini tidak selesai pada saat ada pileg atau pilkada. Kalau bisa seperti disampaikan moderator menjadi agenda berkala," tutur Caleg DPR RI dari PKS ini. (Tim) 


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama