Langsung ke konten utama

Di Depan DPRD, Pj. Bupati Sampaikan LKPJ Bupati Tangerang Tahun 2023

Tangerang, DPRD Kabupaten Tangerang melaksanakan rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tangerang tahun 2023, Senin, (25/03) di Ruang Rapat Paripurna.

Pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan dapat terwujud atas kolaborasi antara eksekutif dan legislatif serta pihak terkait lainnya secara maksimal dalam menjalankan kebijakan dan program.

Kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Tangerang tahun 2023 berpedoman pada visi dan misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang Tahun 2019-2023 dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2023 dengan arah kebijakan dan prioritas daerah dalam upaya percepatan mewujudkan program-program pembangunan.

Pj. Bupati Andi Ony menyampaikan sesuai APBD Kabupaten Tangerang tahun 2023 Alokasi Pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp7,40 triliun dapat realisasi sebesar Rp7,98 triliun atau 107,85% dari target yang ditetapkan.

Capaian itu, adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang melebihi target, yaitu sebesar Rp4,40 triliun atau 112,26% dari target yang ditetapkan, yakni sebesar Rp3,92 triliun. Lalu, Alokasi Belanja Daerah yang ditetapkan sebesar Rp8,32 triliun dapat terealisasi sebesar Rp7,89 triliun atau 94,84%, sedangkan Alokasi Pembiayaan yang berjumlah Rp918,76 miliar terealisasi sebesar 100%.

Lebih lanjut, dia juga melaporkan pelaksanaan Urusan Pemerintahan pada Lingkup Pemkab Tangerang Tahun 2023. Pertama, Alokasi Belanja Urusan Pemerintahan Wajib yang berkaitan dengan Pelayanan Dasar sebesar Rp5,23 triliun dengan realisasi sebesar Rp4,88 triliun atau 93,39%. 

Kedua, Alokasi Belanja Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak berkaitan dengan Pelayanan Dasar sebesar Rp858,77 miliar dengan realisasi sebesar Rp834,17 miliar atau 97,05%. Ketiga, Alokasi Belanja Urusan Pemerintahan Pilihan sebesar Rp86,68 miliar dengan terealisasi sebesar Rp83,74 miliar atau 96,62%. Keempat, Alokasi Belanja Unsur Urusan Pemerintahan lainnya adalah sebagai berikut:

- Unsur Pendukung Urusan Pemerintahan sebesar Rp322,56 miliar dengan realisasi sebesar Rp296,44 miliar atau 91,90%;
- Unsur Penunjang Urusan Pemerintahan sebesar Rp1,08 triliun dengan realisasi sebesar Rp1,07 triliun atau 98,44%;
- Unsur Pengawasan Urusan Pemerintahan sebesar Rp41,81 miliar dengan realisasi sebesar Rp39,91 miliar atau 95,45%;
- Unsur Kewilayahan sebesar Rp618,60 miliar dengan realisasi sebesar Rp609,28 miliar atau 98,49%; serta
- Unsur Pemerintahan Umum sebesar Rp79,97 miliar dengan realisasi sebesar Rp78,11 miliar atau 97,68%.

Lalu, dilaporkan juga bahwa pencapaian target kinerja program prioritas sampai dengan tahun 2023 sudah tercapai dengan baik, meskipun masih ada beberapa target program dan kegiatan yang memerlukan perbaikan ke depannya. Adapun rincian capaian indikator program prioritas sebagai berikut:

- Capaian program > 90%: 48 indikator
- Capaian kinerja 80-89%: 4 indikator
- Capaian kinerja < 79%: 6 indikator
Kemudian, dijelaskan juga bahwa pada tahun 2023 Pemkab Tangerang telah memberikan tugas pembantuan kepada Pemerintah Desa yang bersumber dari Bagi Hasil Pajak dan Retribusi serta Alokasi Dana Desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kerja sama antar daerah guna meningkatkan sinergitas pembangunan juga telah dilaksanakan. Begitu juga kerja sama dengan pihak ketiga yang bertujuan untuk perbaikan pelayanan publik dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Namun demikian, dengan berbagai capaian yang telah kita raih bersama, kami menyadari bahwa masih terdapat tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang belum terakomodir sepenuhnya pada tahun 2023 dan Insya Allah hal tersebut akan ditindaklanjuti pada tahun anggaran berikutnya,” tutup Pj. Bupati. (Red/HR/humpropub)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...