Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pj Bupati Faisal Hasrimy Dukung Penguatan Desa Bersih Narkoba

 Medan, wartamerdeka.info, - Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy dukung sinergitas bersama penguatan desa bersih narkoba untuk menghadapi kompleksitas permasalahan narkoba di Sumatera Utara dalam kegiatan Workshop Indonesia Bersinar, bertempat di Hotel Grand City Hall Medan, Sumatera Utara, Selasa, (23/04/24).

Pj Bupati Faisal Hasrimy mengungkapkan dia berkomitmen  mendukung serta bersinergi bersama dalam penguatan desa bersih narkoba untuk menghadapi kompleksitas permasalahan narkoba di Sumatera Utara. 

Workshop ini bertujuan dan sekaligus memberi pesan kepada masyarakat serta seluruh stakeholder di Sumatera Utara untuk mewujudkan kesadaran bersama agar menjaga diri, serta melawan keinginan-keinginan atau godaan-godaan untuk menggunakan narkoba
Dalam kesempatan ini Kepala BNN RI Komjen Martinus Hukom menjelaskan kegiatan workshop yang bertujuan untuk mencanangkan "BERSINAR" mulai dari desa-desa.

"Arti bersinar yaitu bersih dari narkoba, maka penegak hukum, pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus menyadari peredaran narkoba adalah ancaman manusia," ucapnya.
Martinus Hukom juga menyebutkan Sumut adalah provinsi dengan pengguna narkoba terbanyak sebanyak 1 juta jiwa, tertinggi di Indonesia. 

"Kondisi ini sudah menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan dan generasi masa depan yang akan menjalankan tongkat estafet di Indonesia emas 2045," tegasnya.

Kepala BNN RI itu, berharap dengan workshop masalah narkoba di Sumatera Utara, dapat terpecahkan akar permasalahannya dan dapat terselesaikan menjadikan Sumatera Utara bebas Narkoba. (Hasrizal)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama