Langsung ke konten utama

KPU Pastikan Dua Paslon Dalam Pencalonan Bupati Dan Wakil Bupati Lampung Utara

Lampung Utara, (wartamerdeka.info, - Pada hari ketiga setelah dibukanya proses tahapan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Lampung Utara oleh KPU setempat. Hari ini pasangan calon Hi. Ardian Saputra SH dan Sofyan SP, MM., resmi mendaftarkan diri ke KPU. Kamis. (29/8/24).

Paslon Ardian Sofyan maju pada kontestasi pilkada lampura diusung koalisi empat partai parlemen diantaranya Partai Demokrasi, PKS, Golkar, PKB dan didukung partai non parlemen PPP, PBB, Perindo, Ummat, PSI, Gelora, PKN, Garuda dan Partai Buruh.

Usai diverifikasi berkas persyaratan dan dinyatakan lengkap. Ardian bersama Sofyan dan partai koalisi mengungkapkan pendaftarannya di hari terakhir tanpa alasan namun pihaknya fokus terhadap tujuan pencalonan dirinya menuju untuk kemajuan Kabupaten Lampung Utara.

“Saya bersama pak Sofyan mendaftarkan diri ke KPU dihari terakhir, mudah mudahan berkas persyaratan sudah lengkap, saya ucapkan terimakasih kepada para pendukung kaki berdua, sebelumnya saya juga sudah pernah menjabat sebagai wakil bupati dan pak Sofyan juga pernah menjabat pj sekda insyaallah kami berdua dengan pengalaman kami insyaallah bisa memajukan kabupaten lampura yang sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, di hari sebelumnya paslon hamartoni romli sudah mendaftarkan diri yang diusung oleh koalisi empat partai politik. Untuk itu KPU memastikan bahwa pilkada lampura tahun 2024 ini hanya ada dua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Lampura periode tahun 2024-2029.

“Pada hari ini yang merupakan hari terakhir proses tahapan pendaftaran paslon Ardian Sofyan telah mendaftar, berkas persyaratan alhamdulillah sudah lengkap, kami memastikan total hanya ada dua paslon yang mendaftarkan diri di KPU Lampura,” ungkap Marswan Hambali Ketua KPU setempat saat jumpa pers.(yoke)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...