Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Peringatan Hakordia di Bojonegoro, Raih Peringkat 3 Pelayanan Publik Se-Jatim

 
     Senam dalam rangka Peringatan Hari                     Antikorupsi Sedunia (Harkodia) (ist)

Bojonegoro, wartamerdeka.info, - Puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Kabupaten Bojonegoro, berlangsung meriah dipusatkan di Jalan Mas Tumapel Bojonegoro, Selasa (17/12/2024).

Selain digelar senam sehat yang melibatkan para ASN, sekaligus dilakukan penyerahan piagam penghargaan Penganugrahan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelanggaraan Pelayanan Publik) tahun 2024 dari Ombudsman RI. 
Dalam bidang pelayanan publik ini, Pemkab Bojonegoro menduduki Peringkat 5 Nasional dan Peringkat 3 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dengan nilai 98,70.

Bertema "Melayani Masyarakat dengan Moralitas, Berintegritas dan Bebas dari Korupsi', juga dilakukan pengumuman nominasi lomba Hakordia. 

Pj. Bupati Bojonegoro Adriyanto mengucapkan selamat kepada semua yang mendapatkan penghargaan baik dari sisi pelayanan publik dan penghargaan untuk menjaga komitmen tidak melakukan tindakan koruptif. 

"Hari ini kita memperingati Hakordia yang jatuh pada tanggal 9 Desember. Hari ini puncaknya. Artinya kita diberikan peringatan untuk tidak melakukan tindakan korupsi," ungkap dia. 

Para ASN terus diingatkan untuk menjaga komitmen yang secara simbolis terpampang pada bubuhan cap tangan yang digunakan untuk backdrop Hakordia 2024. 

"Ini cap seluruh pejabat Pemkab Bojonegoro dan jadi pengingat kita untuk tidak melakukan korupsi. Menjadi tugas semua termasuk masyarakat untuk mengawasi termasuk mengawasi pelayanan publik," ujarnya. 

Pj Bupati berharap, semua pihak bisa menjaga komitmen membangun pemerintahan dan pembangunan yang bersih, dan “Katakan Tidak pada Korupsi!”. Dia juga mengajak semua untuk membangun Bojonegoro yang semakin baik, hebat dan sejahtera.(cs/nn/Kominfo/wm)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama