// Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Tiga juta warga Iran Terpaksa
Meninggalkan Rumahnya

Pineapple Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel. Perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel telah menewaskan lebih dari 1.500 orang di Iran, jumlah yang dianggap konservatif, karena perhitungan sebenarnya belum dirilis oleh pihak berwenang. Namun, kehancuran akibat perang juga memicu pengungsian massal di negara tersebut. Badan Pengungsi PBB, UNHCR, memperkirakan bahwa 3,2 juta orang lebih telah mengungsi sejak serangan AS-Israel dimulai pada 28 Februari.

Lintas Berita

Wanita Jepang Dibunuh Mantan Pacar

Seorang pegawai toko wanita meninggal dunia setelah ditikam di sebuah kompleks komersial di distrik Ikebukuro, Tokyo, oleh seorang pria yang kemudian menikam dirinya sendiri hingga tewas. Polisi mengatakan pria tersebut adalah mantan pacar korban.
Sekitar pukul 19.20 pada hari Kamis, polisi diberitahu bahwa seorang pria bertindak kasar di dalam Sunshine City, sebuah kompleks multifungsi.
Petugas polisi mengatakan wanita itu diserang di toko Pokemon Center Mega Tokyo di lantai dua gedung tersebut. Korban yang tidak sadarkan diri dilarikan ke rumah sakit, di mana ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Petugas polisi telah mengkonfirmasi bahwa korban adalah Harukawa Moe, 21 tahun, dari Kota Hachioji, Tokyo barat dan pelakunya Hirokawa Taiki, 26 tahun, mantan pacarnya.(NHKWord-Japan)

Sidak RSUD Lapatarai, Bupati Barru Tekankan Harmonisasi Unit Layanan


Barru (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati, A. Bintang kembali melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di RSUD Lapatarai Barru, Rabu (12/3/2025).

Turut mendampingi Bupati dan Wakil Bupati Barru, Kadis kesehatan dan Pimpinan OPD meninjau ruang pelayanan dan mengecek langsung fasilitas kesehatan di ruang poli rawat inap. 


Selain itu, Bupati yang didampingi Plt. Dirut RSUD Lapatarai, drg. Hj. Rahmi Nawawi, juga meninjau ruang lobby, ruang laboratorium, radiologi dan ruang ICU. 


Dalam kunjungannya, Bupati memberi atensi khusus terhadap ruang Lobby sebagai pandangan pertama bagi pengguna jasa pelayanan kesehatan RSUD Lapatarai. 


Selain itu, soal keindahan dan kebersihan RSUD menjadi perhatian Bupati. Karena, katanya lingkungan yang bersih, sejuk dan indah membuat suasana menjadi tenang. 



"Ruang Lobby akan memberi kesan pertama bagi pengguna jasa pelayanan kesehatan RSUD Lapatarai, sehingga harus dibenahi sebaik mungkin agar pengguna jasa merasa nyaman, aman dan terlayani secepat mungkin", sebut Bupati. 


Bupati juga minta agar dilakukan harmonisasi unit-unit pelayanan di mana ruang Radiologi, ruang bedah, laboratorium dan ruang ICU sebaiknya berdekatan atau satu kompleks. 


"Intinya harmoninasi akses tiap unit pelayanan dimaksudkan untuk memberi kemudahan sehingga pelayanan ke masyarakat dapat lebih dimaksimalkan. Dan yang tidak kalah pentingnya jangan lagi ada obat-obatan yang kosong", tandas Bupati. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama