Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

ODGJ Bersenjata Tajam Diamankan


Barru (wartamerdeka.info) - Seorang pria yang di duga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Tanete Rilau karena meresahkan warga membawa senjata tajam. 

Pengamanan dilakukan Kapolsek Tanete Rilau, Iptu Muhammad Yusran, S.Sos., bersama sejumlah anggota di lampu merah Pekkae, Kelurahan Lalolang, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Jumat (16/5) sekitar pukul 15.00 WITA.

Kehadiran pria tersebut dengan membawa benda tajam menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat sekitar. Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Tanete Rilau langsung turun tangan bersama personel menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.45 WITA, Kapolsek dan anggota berhasil menenangkan dan mengamankan orang yang di duga ODGJ tersebut tanpa adanya perlawanan berarti.

Setelah memastikan situasi kondusif, petugas kemudian mengupayakan agar yang bersangkutan dapat kembali ke tempat asalnya di Kabupaten Bantaeng.

Upaya tersebut dilakukan dengan cara menghentikan kendaraan umum dan membantu yang bersangkutan menumpang agar dapat kembali dengan aman.

“Langkah cepat kami ambil demi menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” Muhammad Yusran, saat dimintai keterangannya.

Kegiatan ini merupakan bentuk responsif dan humanis dari jajaran Polsek Tanete Rilau terhadap potensi gangguan keamanan serta kepedulian terhadap sesama, termasuk ODGJ yang memerlukan penanganan khusus. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama